Sejarah Warteg Bahari dan Syarat Waralabanya

Warteg Bahari adalah satu dari sekian banyak warteg yang terdapat di daerah Jabodetabek. Warteg adalah singkatan dari warung tegal, yakni rumah makan yang menawarkan berbagai menu makanan khas nusantara.

Warteg menjadi salah satu warung makan yang paling banyak peminatnya, bahkan dari berbagai kalangan sekaligus. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa mudah sekali untuk menemukan warung makan yang satu ini di hampir semua pelosok nusantara.

Bukan hanya di pinggiran kota saja, seiring dengan perkembangan zaman, warteg bahkan sudah begitu mudah ditemukan di kawasan perkotaan. Ada banyak warteg yang dibuka di kawasan ibukota, bahkan di lokasi-lokasi yang terbilang strategis dan memiliki peluang menjanjikan, salah satunya warteg Kharisma Bahari.

Baca juga: Tertarik Berbisnis Warteg Kekinian? Begini Cara Memulainya dari Nol

Bingung cari pinjaman yang tepat? Cermati solusinya!

Bandingkan Pinjaman Kilat Terbaik Sekarang!  

Sejarah Warteg Bahari

loader

Warteg Bahari

Perjalanan warteg yang satu ini terbilang sudah cukup panjang. Berawal dari tahun 1996 silam, Suyudi yang kini menjadi pemilik warteg Kharisma Bahari dan juga juga warteg Kharisma Group memulai usaha warteg pertamanya dengan mengambil lokasi di daerah Jakarta Selatan.

Warteg pertama ini diberi nama MM, singkatan dari Modal Mertua, sebab modal yang digunakan Suyudi untuk membangunnya berasal dari modal pinjaman yang didapatkan dari mertuanya. Kala itu, mertua Suyudi meminjamkan sertifikat rumahnya sebagai jaminan pengambilan pinjaman di bank.

Pada awalnya, warteg ini hanya dibuat pada sebuah bangunan yang didirikan pemerintah dan masih semi permanen. Saat telah memiliki modal, Suyudi akhirnya menyewa sebuah tempat yang lebih tepat dan strategis untuk membuka warteg tersebut.

Warteg adalah tempat makan yang banyak dicari, sehingga warung pertamanya ini langsung mendapatkan respon yang positif dari para peminat menu-menu nusantara. Hal ini membawa dampak yang sangat positif bagi warteg Bahari itu sendiri.

Mengusung konsep yang berbeda dari warteg pada umumnya, warteg Kharisma Bahari memang menawarkan pengalaman makan di warung dengan nyaman. Kebersihannya juga terjamin dan jauh dari kata kumuh. Hal ini tentu menjadi nilai jual yang menjanjikan dalam bisnis makanan tersebut.

Namun, di dalam perkembangannya, Suyudi juga mendapatkan tantangan dalam usaha yang dirintisnya dari titik nol tersebut. Warteg yang tadinya hanya satu, berkembang menjadi 3 cabang di lokasi yang berbeda. Hal ini tentu membuat pengelolaannya juga bertambah rumit.

Suyudi hanya mampu mengelola satu cabang saja, sedangkan dua cabang warteg Kharisma Bahari lainnya dikelola secara penuh oleh karyawannya. Hal inilah membuat pengelolaan warteg tersebut menjadi tidak lagi profesional.

Pada akhirnya, pria ini memutuskan untuk mengajak kerabat dan temannya yang tidak memiliki modal untuk ikut mengelola warteg. Warteg ini dijalankan dengan sistem bagi hasil, yakni 50:50. Hal ini sekaligus menjadi cikal bakal waralaba di dalam bisnis warteg tersebut.

Baca juga: Mau Buka Warteg? Segini Modal yang Dibutuhkan dan Tips Memulainya

Membuka Waralaba dan Memiliki Lebih dari 100 Cabang

Warteg adalah warung makan yang populer dan diminati banyak orang karena menunya beragam dan pada umumnya rasanya lezat. Kenyataan tersebut memberikan peluang sukses yang besar bagi warteg Bahari yang sudah malang melintang di bisnis kuliner yang satu ini.

Di dalam mengembangkan bisnisnya, Suyudi menyediakan waralaba bagi orang-orang yang tertarik untuk menjalankan bisnis warteg seperti dirinya. Waralaba ini tentu diharapkan bisa membawa brand menjadi lebih besar dan sekaligus mempermudah pengelolaan bisnis.

Sedangkan bagi para mitra yang bergabung, waralaba tersebut diharapkan bisa membawa keuntungan yang maksimal. Selain itu, bisnis waralaba seperti ini juga bisa memberi kemudahan dalam menjalankan bisnis, terutama bagi para calon pebisnis pemula yang belum memiliki pengalaman sama sekali.

Ada beberapa keunggulan yang ditawarkan warteg Bahari kepada para mitranya, antara lain:

  • Brand Besar

    Tak bisa dipungkiri bahwa Warteg Kharisma Bahari group telah memiliki nama yang besar, mengingat warteg ini kini sudah memiliki lebih dari 800 outlet yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Jumlah ini bahkan masih terus bertambah seiring dengan berlalunya waktu.

  • Lokasi

    Warteg Bahari juga menyediakan tim survei untuk memastikan lokasi bisnis terbaik bagi para mitranya. Hal ini tentu akan memberi peluang sukses yang lebih besar dalam bisnis yang satu ini. Pada umumnya, warteg ini memilih beberapa lokasi yang strategis dan menjanjikan, seperti rumah sakit, sekitaran pasar, kawasan perkantoran, dan yang lainnya.

  • Memberikan Bimbingan Bisnis

    Tim dari Warteg Kharisma juga akan memberikan bimbingan bisnis bagi setiap calon mitranya, termasuk calon pengelolanya sekaligus. Hal ini akan membantu bisnis tersebut bisa berjalan dengan lancar dan sekaligus menguntungkan.

  • Menyediakan Menu-menu Pilihan

    Warteg adalah warung makan yang menawarkan beragam menu nusantara dengan cita rasa terbaik. Meski begitu, warteg Bahari masih menawarkan harga yang cukup terjangkau dan cocok untuk semua kalangan.

    Namun berbeda dengan waralaba pada umumnya yang memiliki jangkauan luas, warteg Bahari hanya menyediakan kemitraan untuk lokasi bisnis di sekitar Jabodetabek saja. Jika berminat untuk menjalankan bisnis waralaba yang satu ini, maka pastikan untuk memilih lokasi bisnis di daerah Jabodetabek.

Baca juga: Ide Usaha Rumahan Menguntungkan dan Tips Memulainya

Syarat Waralaba Warteg Bahari

Bisnis warteg adalah salah satu yang paling menjanjikan, apalagi jika dibuka di lokasi yang strategis sejak awal. Namun jika kesulitan untuk memulainya dari nol, maka membeli waralaba yang disediakan oleh Warteg Kharisma Bahari Group bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sama seperti waralaba pada umumnya, warteg Bahari juga tentu memiliki persyaratan tertentu bagi kalangan masyarakat yang ingin bergabung menjadi mitra mereka. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap warung yang dibuka memang memenuhi standar dan bisa menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Berikut ini adalah beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, jika ingin menjadi mitra waralaba warteg Bahari.

  • Harga Waralaba

    Harga yang ditawarkan warteg Bahari Kharisma Group untuk waralaba bisnis mereka adalah mulai dari Rp110 juta hingga Rp150 juta. Harga ini akan tergantung pada luas kios yang akan digunakan untuk membangun warteg itu sendiri. Semakin luas kiosnya, maka tentu akan semakin mahal harga waralabanya.

    Luas standar untuk warteg ini adalah 4 x 4 meter saja, di mana biaya renovasi dan yang lainnya sudah termasuk dalam pembayaran di atas. Namun jika ternyata luasnya lebih dari 4 meter, maka yang bersangkutan harus menambah biaya renovasi sebesar Rp10 juta untuk per meternya.

    Jumlah tersebut di atas juga belum termasuk biaya sewa kios atau bangunan yang akan digunakan sebagai lokasi warteg. Artinya, mitra akan membayar sendiri lokasi bisnis yang digunakan untuk mendirikan warteg tersebut nantinya.

    Biaya yang dikeluarkan oleh mitra di atas, sudah mencakup beberapa hal berikut ini.

    • Kios yang telah direnovasi menjadi warteg.
    • Perabotan, seperti peralatan makan, meja dan kursi, etalase makanan.
    • Peralatan untuk memasak.
    • 3 orang karyawan
    • Tukang masak/ pengelola.

    Jika sudah melakukan pembayaran waralaba di atas, pengelola warteg Bahari tidak lagi menerima pendapatan dari warteg yang dijalankan tersebut. Sistem bisnis yang diterapkan adalah bagi hasil, di mana pengelola dan mitra waralaba akan mendapatkan penghasilan 50:50.

    Mitra waralaba harus membayar gaji 3 orang karyawan masing-masing sekitar Rp1,5 juta setiap bulannya. Lalu, keuntungan bisnis yang didapatkan dari warteg Bahari ini akan dibagi 2 dengan tukang masaknya (pengelola).

    Misal, jika warteg mendapatkan keuntungan sebesar Rp20 juta, maka pengelola dan mitra bisnis akan mendapatkan masing-masing sebesar Rp10 juta.

  • Lokasi Warteg Harus di Jabodetabek

    Meski peminat bisnis waralaba yang satu ini terbilang cukup banyak dan berasal dari berbagai kota, sayangnya hal tersebut masih belum bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Hingga saat ini, Warteg Kharisma Bahari Group hanya menjalankan bisnis waralaba ini di wilayah Jabodetabek saja.

    Namun, bukan tidak mungkin, ke depannya bisnis yang sangat menjanjikan ini akan berkembang dan bisa melakukan ekspansi ke berbagai kota lainnya di tanah air, sehingga masyarakat di luar Jabodetabek juga berkesempatan untuk bergabung.

Baca juga: Bukan dengan Giveaway, Begini Trik Mencuri Hati Konsumen

Waralaba Warteg Bahari yang Menjanjikan

Warteg adalah salah satu warung makan yang paling populer dan memiliki banyak peminat di tanah air. Menu-menunya yang khas dan harganya yang ramah di kantong tentu menjadi daya tarik warteg itu sendiri. Jika berminat menjalankan bisnis waralaba, tidak ada salahnya menjadikan warteg Bahari sebagai pilihan.