4 Langkah Cerdas untuk Hindari Krisis Keuangan di Masa Pandemi

Secara resmi di tahun lalu, pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengumumkan bahwa Indonesia sedang dalam masa krisis ekonomi. Hal ini jelas disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang sudah merebak sejak awal tahun 2020 kemarin. Tak hanya mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, virus yang satu ini juga melumpuhkan aktivitas ekonomi di seluruh dunia. 

mengatur keuangan

Kita tidak pernah tahu kapan pandemi ini akan berakhir, meskipun saat ini berbagai upaya sudah coba dilakukan untuk mengatasinya. Jika kondisi ekonomi global sudah mengalami krisis yang cukup panjang, maka jangan sampai keuangan Anda juga ikut terkena krisis juga. 

Pastikan Anda melakukan langkah yang tepat untuk mengelola keuangan menjadi lebih ketat lagi dari sebelumnya. Hal ini penting, untuk menghindari berbagai masalah di dalam keuangan tersebut.

Berikut ini adalah beberapa langkah cerdas, yang bisa Anda lakukan untuk menghindari krisis keuangan:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Perketat pengeluaran bulanan

Pengeluaran merupakan pos utama yang harus diperbaiki di dalam keuangan. Selama ini Anda tentu sudah memiliki anggaran tetap bulanan yang diterapkan di dalam keuangan. 

Namun ini masa pandemi, di mana kondisi ekonomi dan penghasilan bisa saja berubah setiap saat. Jangan tunggu sampai mengalami kendala di dalam keuangan, hanya karena tidak melakukan evaluasi pengeluaran di masa pandemi ini. 

Anda perlu melakukan pengecekan kembali anggaran pengeluaran ini dan melihat apa saja yang dapat ditiadakan di dalamnya. Lihat kembali prioritas di dalam pengeluaran dan pastikan memang benar-benar membutuhkannya. Penuhi kebutuhan dasar dengan baik, seperti: belanja kebutuhan dapur (makan), biaya pendidikan anak, tagihan rutin bulanan (air, listrik), dan yang lainnya.

Sebaliknya, Anda bisa memangkas semua pengeluaran yang hanya bersifat keinginan saja. Misalnya: membeli pakaian baru, makan di restoran, belanja untuk keperluan hobi, hiburan, dan yang lainnya. 

Pastikan semua kebutuhan dasar terpenuhi dengan baik, sehingga kehidupan Anda tetap berjalan dengan normal. Namun sebaliknya, Anda harus meminimalisir atau bahkan meniadakan berbagai kebutuhan yang tidak terlalu penting di dalam pengeluaran tersebut.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Atur Keuangan Saat Pandemi Buat Generasi Sandwich

2. Lakukan pelunasan hutang

Hutang akan menjadi beban di dalam keuangan, terutama di masa krisis seperti ini. Jangan biarkan hutang-hutang ini mengganggu ketenangan. Mulailah lakukan pelunasan hutang yang ada di dalam keuangan. 

Jika memiliki jumlah hutang yang terbilang besar, maka Anda dapat melakukan pelunasan ini secara bertahap saja. Jangan mengalokasikan seluruh uang tabungan atau dana darurat untuk melakukan pelunasan hutang sekaligus.

Cek kembali mana saja hutang yang paling mendesak atau juga bisa mengkategorikannya berdasarkan jumlah biaya. Lunasi utang yang menerapkan bunga besar terlebih dahulu, agar beban bunga dan biaya lainnya tidak membebani keuangan. 

Jika nilainya besar, maka rencanakan pelunasan ini selama beberapa bulan ke depan hingga akhirnya benar-benar bisa menyelesaikannya dengan baik. Saat hutang sudah lunas, maka Anda akan lebih leluasa lagi dalam mengelola keuangan kedepannya.

3. Siapkan dana darurat

Di masa krisis seperti ini, dana darurat tentu menjadi salah satu yang terpenting untuk Anda miliki di dalam keuangan. Namun ini akan menjadi rumit, jika ternyata belum pernah mempersiapkannya sama sekali di dalam keuangan Anda. Jangan menunda lagi, segera siapkan dana darurat sekarang, di saat Anda memang masih memiliki penghasilan yang bisa diandalkan.

Anda bisa menjadikan ini sebagai salah satu pengeluaran prioritas di dalam keuangan. Meski tidak sekaligus, Anda perlu menyiapkan dana darurat ini secara bertahap. 

Tentukan berapa nilai dana darurat yang akan disimpan, sesuaikan dengan jumlah kebutuhan serta tanggungan Anda. Setidaknya, Anda harus menyiapkan dana darurat ini sebesar 6 kali pengeluaran tetap bulanan. Simpan dana darurat di rekening terpisah, agar tidak tercampur dengan dana lainnya. 

Baca Juga: Krisis Keuangan saat Pandemi? Gak Tuh, Kan Sudah Pakai Cara Ini

4. Alokasikan lebih banyak uang ke dalam tabungan

Jangan lupa untuk tetap mengalokasikan sejumlah dana ke dalam pos tabungan secara rutin. Tabungan ini akan membantu Anda mengatasi masa-masa sulit yang selalu mungkin terjadi kapan saja di dalam keuangan. 

Lakukan penghematan di dalam keuangan, agar ada lebih banyak uang yang dapat dialokasikan ke dalam rekening tabungan. Semakin besar nilai tabungan Anda, maka akan semakin baik juga dampaknya untuk keuangan di masa-masa yang sulit ini.

Kelola Keuangan dengan Lebih Cermat di Masa Pandemi

Krisis ekonomi global sudah merebak ke berbagai negara selama masa pandemi ini, termasuk ke Indonesia. Jangan sampai lengah dan membiarkan hal yang sama juga terjadi di dalam keuangan. Kelola keuangan dengan lebih cermat dan lakukan berbagai langkah tepat untuk menekan pengeluaran, agar bisa menghindari krisis keuangan yang bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga: Begini Cara Memilih Produk Asuransi Kesehatan yang Tepat selama Musim Pandemi