5 Tips Cepat Dapat Kerja bagi Fresh Graduate yang Belum Berpengalaman

Fresh graduate melamar pekerjaan

Bagi kamu yang masih jadi fresh graduate, menemukan lowongan kerja tentu akan menjadi mudah. Ada banyak lowongan yang terbuka untuk fresh graduate, bahkan dalam berbagai bidang yang berbeda. 

Namun berbagai lowongan ini justru kerap menginginkan fresh graduate yang sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Ini tentu akan menjadi tantangan tersendiri, apalagi jika kamu sama sekali belum memiliki pengalaman kerja.

Namun jangan khawatir, kamu tetap bisa mengatasi semua ini melalui CV yang tepat sejak awal. Berikut ini adalah beberapa tips cerdas, yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan tanpa pengalaman kerja:

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Tunjukkan skill dengan tepat

Menemukan pekerja dengan skill yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan merupakan poin penting tersendiri bagi pihak perusahaan. Terkadang hal ini menjadi salah satu pertimbangan penting dalam merekrut, jadi kamu bisa memanfaatkannya dengan baik. 

Pastikan kamu mencantumkan detail skill yang kamu kuasai di dalam CV yang kamu kirimkan. Hal ini akan mempermudah recruiter melihat kemampuan kerja kamu dengan mudah, meskipun kamu belum berpengalaman.

Hindari untuk mencantumkan skill yang tidak relevan dan sesuai dengan lowongan yang kamu lamar. Selain itu, kamu juga harus jujur terkait dengan skill yang kamu kuasai ini. Hal ini penting, jangan sampai kelak kamu kesulitan karena mencantumkan skill yang pada dasarnya tidak benar-benar kamu kuasai dengan baik. Jangan lupa untuk melampirkan sertifikat yang berkaitan dengan skill kamu sebagai bukti. 

Baca Juga: 9 Perusahaan Bergengsi Ini Jadi Incaran Fresh Graduate di Tanah Air

2. Lengkapi portofolio

Portofolio juga akan menjadi bukti kemampuan kamu dalam bekerja dan ini sekaligus akan membantu kamu bersaing untuk mendapatkan lowongan tersebut. Namun pada kenyataannya, tidak semua pelamar menyiapkan portofolio mereka secara maksimal, bahkan karyawan yang sudah memiliki pengalaman kerja sekalipun. 

Portofolio tidak selalu berbentuk hasil kerja saja, kamu yang belum berpengalaman juga bisa membuatnya sendiri. Misalnya, cobalah membuat proyek kecil yang berkaitan dengan bidang yang kamu geluti dan lamar saat ini.

3. Cantumkan pengalaman organisasi

Pengalaman organisasi yang kamu miliki juga bisa menjadi salah satu poin “menjual” di dalam CV kamu. Pada umumnya mahasiswa akan aktif di salah satu atau bahkan beberapa organisasi kampus sekaligus. 

Kamu bisa mencantumkan pengalaman berorganisasi ini sebagai bahan pertimbangan bagi rekruter. Cantumkan nama organisasi, jabatan, dan peran kamu di dalamnya secara detail. 

Semua ini akan menjadi bukti kemampuan kamu dalam membangun kerjasama yang baik pada sebuah tim. Kemampuan seperti ini tentu akan sangat dibutuhkan jika kamu bergabung dan bekerja di sebuah perusahaan, apalagi jika lowongan yang kamu lamar juga akan bekerja secara tim di dalam perusahaan. 

Namun jangan terlalu banyak, kamu hanya perlu mencantumkan pengalaman organisasi yang sekiranya berkaitan dengan pekerjaan yang kamu lamar. 

4. Cantumkan prestasi yang relevan saja

Jika kamu memiliki prestasi selama kuliah atau dalam bidang tertentu, maka manfaatkan hal tersebut dengan baik ketika melamar. Berbagai prestasi ini akan menjadi pertimbangan yang baik bagi pihak perusahaan, apalagi jika sesuai atau berkaitan dengan lowongan yang kamu lamar. 

Misalnya: prestasi di bidang olahraga, prestasi di dunia fotografer, lomba desain logo, dan yang lainnya. 

Prestasi yang kamu miliki bisa menunjukkan kemampuanmu di bidang tertentu. Hal ini sekaligus akan menjadi nilai lebih kamu, sehingga kamu mampu bersaing dengan pelamar lainnya. 

Namun lihat kembali lowongan yang kamu lamar dan pastikan kamu hanya mencantumkan prestasi yang relevan dengan pekerjaan tersebut.

Baca Juga: 5 Pertimbangan untuk Fleksibel Memilih Kerja, Khusus Fresh Graduate

5. Memaksimalkan blog pribadi

Blog bukan hanya “wadah” untuk berkreasi atau menuliskan berbagai hal tentang keseharianmu saja. Kamu juga bisa memanfaatkan blog pribadimu untuk mendukung “nilai jual” kamu dalam mendapatkan pekerjaan. 

Jika selama ini kamu hanya menggunakan blog dengan iseng-iseng saja, maka mulailah mengelola blog kamu dengan lebih profesional dan serius lagi. 

Kamu bisa menjadikan blog sebagai tempat untuk berbagi ilmu dan juga mendapatkan terkait bidang yang kamu geluti atau minati. Hal ini bisa berupa tips atau tulisan (artikel) yang bermanfaat bagi banyak orang. 

Di saat bersamaan, kamu juga bisa memanfaatkan blog ini sebagai portofolio dalam lamaran kamu. Pihak perusahaan tentu akan lebih mudah untuk “mengenal’ kamu melalui blog yang kamu cantumkan di CV kamu ini.

Dapatkan Pekerjaan Pertamamu dengan Persiapan Matang

Mendapatkan pekerjaan tidak selalu mudah bagi fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja. Namun jangan khawatir, kamu bisa mengatasi ini dengan cara mempersiapkan diri dengan skill mumpuni dan mengirimkan CV yang tepat sejak awal. Lengkapi CV kamu dengan baik, agar kamu bisa segera mendapatkan pekerjaan pertamamu secepatnya. 

Baca Juga: 5 Tips Anti Stres untuk Fresh Graduate yang Belum Dapat Kerja