8 Tips Manfaatkan Layanan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terjaga

Saat ini, ada beragam pilihan metode pembayaran yang bisa dipilih oleh masyarakat ketika berbelanja. Selain uang, ternyata ada alat pembayaran lain yang seringkali digunakan untuk menyelesaikan sebuah transaksi. Alat pembayaran tersebut adalah kartu kredit atau CC yang mampu meringankan beban pengeluaran sebesar apapun penggunanya berbelanja. 

Bagi sebagian masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas, kartu kredit merupakan salah satu produk keuangan yang wajib dimiliki. Bukan hanya memudahkan transaksi, layanan tersebut juga dapat memberikan berbagai keuntungan tambahan lainnya, seperti potensi mendapatkan diskon ataupun promo cashback. 

Keunggulan dari menggunakan layanan keuangan tersebut tentu sangat menggiurkan. Jadi, tidak mengherankan jika kartu kredit banyak diajukan dan digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu alat pembayaran utama selain uang tunai.

Meski begitu, pemakaian kartu kredit yang kurang bijak bisa sangat berisiko merusak keuangan juga, loh! Terlebih jika menggunakannya untuk berbelanja secara berlebihan atau bahkan kalap. 

Nah, agar pemakaian kartu kredit tetap terkontrol dan membuat keuangan tetap terjaga, simak 8 tips memanfaatkannya berikut ini. 

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Tetap Pahami Kartu Kredit sebagai Kartu Utang

loader

Tak sedikit pengguna kartu kredit yang menganggap layanan tersebut sebagai kartu bebas berbelanja. Padahal, pada dasarnya, kartu kredit hanyalah produk pinjaman yang dikemas dalam bentuk kartu agar lebih praktis digunakan pemiliknya. 

Dengan anggapan yang tidak tepat, tidak mengherankan jika cukup banyak kasus kartu kredit jebol dan membuat pengeluaran penggunanya membengkak karena pemakaian yang tidak bijak. Alhasil, keuangan tidak siap saat tiba waktunya membayar tagihan kartu kredit yang sudah selangit di akhir bulan.

2. Sesuaikan Waktu Penagihan dengan Hari Gajian

Agar memudahkan pembayaran tagihannya, tidak ada salahnya untuk menyesuaikan pembukuan cetak tagihan serta waktu penagihan dengan hari atau tanggal gajian Anda. Biasanya, setelah transaksi pada kartu kredit sudah dicetak, pengguna memiliki waktu 15 hari untuk melunasinya. Tentunya, jangan sampai melebihi masa jatuh tempo tersebut agar beban cicilannya tetap terjangkau. 

Baca Juga: Pakai Kartu Kredit Orang Lain untuk Bertransaksi, Yakin Aman?

3. Hindari Gunakan Fitur Tarik Tunai

loader

Tidak hanya bisa digunakan untuk membayar transaksi belanja, hampir semua layanan CC juga memiliki fitur tarik tunai. Namun, saat menggunakan fitur tersebut, pengguna kartu kredit harus bersiap untuk membayar cicilan dengan bunga yang lebih tinggi, bahkan hingga 4% atau dengan biaya 50 ribu.

Dalam kata lain, jika tidak benar-benar terdesak, hindari menggunakan fitur tarik tunai dari kartu kredit karena relatif lebih merugikan jika dibandingkan dengan produk pinjaman lain dengan fitur serupa. 

4. Pilih Promo yang Benar-Benar Dibutuhkan

Demi bisa menggaet lebih banyak pengguna, tak jarang penyedia layanan kartu kredit akan memberikan berbagai pilihan promo menarik yang dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran. Meski begitu, karena adanya promo tersebut, tidak jarang yang malah terjadi adalah pengeluaran semakin tinggi karena membeli produk yang kurang penting. Untuk mengatasinya, Anda dapat memilih promo yang benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan keperluan saja. 

5. Simpan Struk Belanja 

loader

Setiap kali selesai berbelanja menggunakan kartu kredit, usahakan untuk selalu menyimpan struk belanja sebagai bahan evaluasi pada pengeluaran dan arus keuangan di bulan yang bersangkutan. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat menjadi bahan perhitungan dari berapa kira-kira besarnya tagihan kartu kredit di penghujung bulan. 

Baca Juga: Belanja Bulanan Sering Gak Terkontrol? Ini Solusi Cerdas Biar Kantong Aman

6. Lunasi Tagihan Tepat Waktu dan Simpan Bukti Pembayarannya

Sama halnya dengan produk pinjaman lainnya, saat Anda terlambat melunasi cicilan kartu kredit, akan ada denda yang harus dibayar. Tergantung dari kebijakan penyedia layanannya, bukan tidak mungkin keharusan membayar denda keterlambatan bisa membuat arus keuangan berantakan seketika. Jadi, biasakan untuk membayar tagihan kartu kredit tepat waktu dan bila perlu  selalu simpan bukti pembayarannya. 

7. Batasi Jumlah Kartu Kredit yang Dimiliki

loader

Setiap layanan kartu kredit pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, melainkan mengajukan kartu kredit di semua layanan, ada baiknya untuk hanya memiliki 2 kartu kredit yang benar-benar dibutuhkan dan usahakan keduanya tidak memiliki annual fee. Kecuali untuk kartu kredit dengan karakteristik dan kebutuhan khusus, seperti Visa dan Mastercard, Anda bisa mengajukannya sebagai tambahan dari 2 kartu kredit utama. 

8. Usahakan Pemakaian Tidak Mendekati Limit

Ada baiknya jika layanan kartu kredit hanya digunakan saat berada di posisi yang mendesak atau kepepet. Jangan pernah menggunakan kartu kredit hingga mendekati limit pinjamannya agar saat hal tidak terduga terjadi, Anda tetap dapat mendapatkan bantuan dana dari produk keuangan tersebut. Intinya, layanan kartu kredit ini bisa Anda gunakan sebagai pengganti dana darurat jika limitnya masih tersedia.  

Selayaknya Pisau Bermata Dua, Kartu Kredit Bisa Menjadi Penyelamat atau Penyebab Masalah Keuangan

Dengan menjadi pengguna kartu kredit, sebenarnya Anda berkesempatan untuk bisa lebih mengontrol keuangan dan meringankan beban pengeluaran. Meski begitu, kadangkala, karena sikap kalap dan lupa diri, CC juga bisa menjadi alasan mengapa pengeluaran membludak tanpa disadari. Untuk itu, penting untuk mengetahui tips gunakan kartu kredit agar manfaatnya bisa didapatkan dengan lebih optimal. 

Baca Juga: Cek Ini Dulu saat Memilih Kartu Kredit Cicilan 0% Biar Untung Maksimal