Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah, Biaya Tidak Lagi Jadi Masalah

Menimba ilmu setinggi mungkin memiliki beragam manfaat bagi kehidupan seseorang. Tidak hanya memperluas cakrawala wawasan, belajar di perguruan tinggi juga akan membuka peluang karier di masa depan, membuatmu berkesempatan untuk memberikan kontribusi lebih bagi kemaslahatan masyarakat, hingga meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan hidupmu. 

Namun, kondisi finansial yang tak memungkinkan kerap menghambat generasi muda untuk menimba pendidikan tinggi. Itulah sebabnya peluang kuliah secara gratis menjadi angin segar bagi para calon mahasiswa. 

Lantas, bagaimana cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis? Apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi? Nah, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis yang sudah Cermati rangkum berikut ini.

Baca Juga: Jangan Lakukan 6 Hal Ini saat Mendaftar Beasiswa Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah

loader

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah

  1. Melakukan Riset dan Kumpulkan Informasi Seputar Beasiswa

    Jangan malu bertanya dan kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang diperlukan.

    • Cari informasi ke pihak sekolah. Umumnya, pihak sekolah kerap terhubung dengan lembaga/ perguruan tinggi yang menyediakan program beasiswa kuliah secara gratis.
    • Untuk menggali informasi lebih lanjut, kamu juga bisa menanyakan hal tersebut kepada saudara atau teman yang pernah mendapatkan beasiswa perkuliahan. 
    • Selain itu, mendatangi front office kampus-kampus yang kamu tuju secara langsung juga bisa banyak membantumu meraih informasi yang dibutuhkan.
    • Tak lupa, lakukan penelusuran di dunia maya dan social media. Beberapa kampus kerap menginformasikan program beasiswa yang mereka sediakan melalui internet. Ada banyak informasi terkait beasiswa kuliah dalam negeri dan luar negeri secara gratis yang bisa didapatkan dari surfing di internet.
  2. Menguasai Bahasa Inggris Sebaik Mungkin

    Untuk kamu yang ingin meraih beasiswa kuliah di luar negeri, poin satu ini menjadi penentu yang sangat penting, mengingat bahasa Inggris ialah bahasa internasional.

    Fasih berbahasa Inggris diperlukan agar kamu lebih mudah menyerap materi kuliah di kelas serta bersosialisasi. Jadi, kamu diharuskan untuk mengantongi skor tertentu dalam IELTS atau TOEFL (tergantung syarat dan ketentuan dari masing-masing universitas).

    Meski begitu, ada beberapa kampus luar negeri yang bisa kamu perjuangkan beasiswanya tanpa harus fasih berbahasa Inggris. Seperti, Russian Government Scholarship, Turkiye Burslari Scholarship, Global Korea Scholarship, dan German Academic Exchange Service (DAAD).

  3. Mempunyai Riwayat Prestasi yang Cemerlang Secara Akademik

    Jenis beasiswa memang beragam. Salah satunya ialah beasiswa bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi cemerlang di bidang akademik. Program beasiswa jalur akademik ini bertujuan untuk menyaring penerus bangsa yang berkualitas tinggi.

  4. Memenuhi Persyaratan dan Dokumen yang Diperlukan

    Salah satu ketentuan utama untuk bisa menerima program beasiswa adalah kamu sedang tak menerima beasiswa dari pihak manapun. Kualifikasi lainnya ialah berkelakuan baik, lulus dengan tepat waktu, prestasi akademik yang baik, serta kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

    Ingat! Beda program beasiswa berarti beda pula persyaratan dokumennya. Persiapkan dokumen yang ditentukan oleh penyelenggara beasiswa yang kamu incar. 

    Beberapa di antaranya seperti formulir, Kartu Keluarga, surat keterangan tidak mampu, KTP, SKCK, dan lainnya. Jika kamu memiliki prestasi gemilang, maka sertakan pula bukti berupa lampiran sertifikatnya.

  5. Memenangkan Lomba di Kampus Idaman

    Cara mendapatkan beasiswa kuliah gratis lainnya adalah dengan mengikuti perlombaan di kampus idaman. Sejumlah kampus kerap menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa yang berhasil menang dalam lomba yang mereka selenggarakan.

    Selain Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI) juga kerap menyaring calon mahasiswa penerima program beasiswa dengan cara ini. 

  6. Memilih Perguruan Tinggi Kedinasan

    Kampus dengan ikatan dinas umumnya tak hanya menawarkan program beasiswa gratis. Mereka juga memberikan jaminan kontrak kerja dalam periode waktu tertentu setelah kamu lulus kuliah nanti. 

    Sejumlah perguruan tinggi kedinasan ini di antaranya ialah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), serta berbagai sekolah tinggi kedinasan Kemenhub seperti pelayaran, penerbangan, perkeretaapian, transportasi darat, dan lainnya.

    Selain itu, Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), serta Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) juga menjadi opsi menarik yang banyak diminati.

  7. Mendapatkan Kartu Pintar Indonesia Kuliah

    Program KIP Kuliah dikucurkan pemerintah untuk lulusan Sekolah Menengah Atas/ Sederajat dengan potensi akademik cemerlang namun terhambat kesulitan finansial. Salah satu syarat untuk menerima beasiswa ini adalah kamu harus mempertahankan nilai yang tinggi selama proses pembelajaran.

    Penerima beasiswa ini akan dibebaskan dari biaya daftar ujian seleksi masuk perguruan tinggi dan gratis biaya kuliah. Selain itu, bantuan dana untuk biaya hidup juga telah digelontorkan sejak tahun 2021 lalu.

    Untuk info lebih lanjut, kunjungi situs https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. 

  8. Mendapatkan Beasiswa LPDP

    Program beasiswa LPDP dihelat pemerintah lewat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program yang diawasi oleh Kementerian Keuangan ini dicanangkan untuk mencetak sumber daya manusia penerus bangsa yang profesional, teknokrat, saintis, dan memiliki karakter pemimpin.

    Menariknya lagi, program beasiswa LPDP ini juga menyediakan bantuan dana kuliah di luar negeri dan dalam negeri, termasuk jurusan kedokteran. Adapun untuk tingkatannya, bantuan beasiswa ini tersedia untuk tingkat D4/S1, S2, S3, dan Doktor. Sejumlah program beasiswa yang tersedia mencakup: 

    • Beasiswa Reguler.
    • Beasiswa Dokter Spesialis.
    • Beasiswa Disertasi.
    • Beasiswa Afirmasi.
    • Beasiswa Alumni Bidikmisi Berprestasi.
    • Beasiswa Daerah Spesialis. 
    • Beasiswa Santri.
    • Beasiswa Individu Berprestasi dari Keluarga Miskin/ Pra Sejahtera.
    • Beasiswa PNS/ TNI/ POLRI.
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas.
    • Beasiswa Prestasi Olahraga, Seni, Kebudayaan, dan Keagamaan. 

    Selain itu, terdapat pula Program Co-Funding, Beasiswa Prestasi Olimpiade Bidang Sains, Teknologi dan Keterampilan/ Talent Scouting, serta Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia. 

  9. Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi

    Program Beasiswa Bidikmisi merupakan bantuan berupa biaya pendidikan untuk calon mahasiswa dengan ekonomi yang pra sejahtera. Seperti diketahui, pemerintah mengucurkan biaya ini secara cuma-cuma selama delapan semester untuk penerima beasiswa.

    Tak hanya itu saja, kamu pun akan dibantu dengan sokongan pemenuhan biaya hidup selama menuntut ilmu. Adapun besaran biayanya telah ditentukan dari pemerintah. Dengan demikian, kamu akan mendapat beasiswa kuliah secara gratis dan mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus merogoh koceknya sendiri.

  10. Mempersiapkan Surat Rekomendasi Beasiswa

    Sejumlah penyelenggara beasiswa atau pihak institusi pemerintah kerap mewajibkan pendaftar melampirkan surat rekomendasi, yakni Rekomendasi Akademik, Employment Recommendation, dan Character Reference.

    Rekomendasi Akademik umumnya diberikan oleh dosen atau guru. Rekomendasi ini biasanya berisi penilaian terkait kesanggupan akademik serta kreativitas non akademik (keikutsertaan dalam organisasi misalnya) dari calon penerima beasiswa.

    Sementara itu, Employment Recommendation diberikan oleh supervisor atau atasan yang menilai kinerja calon penerima beasiswa. Surat rekomendasi yang satu ini diberikan kepada kamu yang memang sudah mempunyai pengalaman dalam bekerja. 

    Yang terakhir ialah Character Reference, yakni surat yang menjelaskan tentang kepribadian dan karaktermu (biasanya diberikan oleh orang lain yang memiliki wewenang atau pengaruh).

  11. Mempersiapkan Diri untuk Interview

    Hal terakhir yang tidak boleh dilupakan adalah persiapan wawancara untuk menerima program beasiswa. Sesi interview dianggap sebagai momen terpenting yang menjadi penentu keberhasilan pengajuanmu untuk mendapatkan beasiswa. Oleh karenanya, lakukanlah persiapan dengan sebaik mungkin.

    Dalam sesi ini, kamu bisa bercerita tentang kekurangan dan kelebihan dirimu. Misalnya, ceritakan bagaimana kamu menghadapi suatu kegagalan serta respon apa yang dilakukan sebagai langkah antisipasi.

    Ungkapkan apa saja pencapaian dan prestasimu selama di sekolah dan ini termasuk mata pelajaran/ mata kuliah apa saja yang kamu sukai. 

    Uraikan juga posisi apa saja yang pernah kamu emban selama mengikuti organisasi/ club/ komunitas di luar kegiatan belajar.

Baca Juga: Cara Membuat Motivation Letter Biar Tembus Beasiswa ke Luar Negeri

Keterbatasan Biaya Bukan Lagi Hambatan

Demikianlah sejumlah cara yang bisa diikhtiarkan untuk mendapatkan program beasiswa. Dengan berbagai program beasiswa yang tersedia, niscaya meraih pendidikan tinggi bisa menjadi lebih mudah. 

Biaya yang terbatas pun tidak lagi menjadi hambatan bagi kamu yang ingin mewujudkan cita-cita dengan langkah nyata.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Raih Beasiswa di Universitas Luar/Dalam Negeri