Kartu Kredit Over Limit, Apa yang Mesti Dilakukan?

Apa itu over limit pada kartu kredit? Over limit adalah istilah untuk penggunaan kartu kredit oleh pemilik kartu kredit yang bersangkutan yang telah melebihi (over) batas pagu kredit (limit) yang telah disetujui. Contohnya apabila pagu kartu kredit Anda adalah Rp5 juta namun Anda memakainya untuk bertransaksi hingga mencapai Rp6 juta, hal tersebut disebut dengan over limit.

Jika kartu kredit Anda sudah over limit, Anda akan dikenakan biaya over limit kartu kredit. Dari pengertian di atas, berarti biaya over limit adalah biaya yang dikenakan kepada Anda sebagai pemilik kartu apabila penggunaan kartu kredit Anda untuk bertransaksi sudah melebihi batas pagu kredit yang telah ditentukan. Jadi selama penggunaan kartu kredit Anda tidak sampai melebihi pagu kredit tersebut, Anda tidak akan dikenakan biaya over limitSekarang, berapa besar biaya over limit kartu kredit ini? Mari simak penjelasan di bawah ini.

Besar Biaya Over Limit

Menghitung Besarnya Biaya Over Limit

Menghitung Besarnya Biaya Over Limit via eccu1.org

 

Besarnya biaya over limit kartu kredit ini berbeda-beda sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan masing-masing bank penerbitnya. Jadi, sebelum Anda melakukan pengajuan aplikasi kartu kredit, Anda perlu menanyakan terlebih dahulu tentang berbagai biaya yang menyertai kartu kredit tersebut, termasuk berapa besar biaya jika sampai over limit. Ini juga berlaku bagi Anda yang sudah memiliki kartu kredit. Anda harus mengetahui berapa besar biaya ini agar Anda siap jika suatu saat kartu kredit Anda over limit.

Meski berbeda-beda untuk setiap kartu kredit, biaya over limit ini biasanya sekitar Rp50.000 atau 5% dari kelebihan limit, tergantung mana yang lebih besar. Bagaimana cara menentukannya? Anda harus mengetahui dulu berapa besar kelebihan tagihan Anda dari pagu kredit (limit) kartu kredit Anda. Kemudian Anda hitung 5% dari kelebihan limit tersebut. Jika angka yang diperoleh lebih besar daripada Rp50.000, maka biaya over limit yang harus Anda bayar sebesar angka tersebut. Tetapi jika angka perhitungan 5% dari kelebihan over limit tersebut lebih kecil daripada Rp50.000, maka biaya over limit yang harus Anda bayar adalah yang lebih besar, yakni Rp50.000.

Biaya over limit ini dihitung dari kelebihan limitnya, bukan saldo terhutang atau pagu kredit. Bagi Anda yang masih bingung, simak contoh perhitungan biaya over limit kartu kredit yang harus dibayar di bawah ini:

Contoh 1:

Misalnya pagu kredit yang disetujui untuk kartu kredit Anda adalah Rp10.000.000, sementara total tagihan Anda adalah sebesar Rp10.100.000, berarti kelebihan tagihan Anda dari pagu kredit adalah sebesar Rp100.000.

5% x Rp100.000 = Rp5.000

Hasil 5% dari kelebihan tagihan dari pagu kredit ternyata lebih kecil daripada Rp50.000, jadi Anda dikenakan biaya yang lebih besar, yakni Rp50.000.

Contoh 2:

Misalnya pagu kredit yang disetujui untuk kartu kredit Anda adalah Rp10.000.000, sementara total tagihan Anda adalah sebesar Rp12.500.000, berarti kelebihan tagihan Anda dari pagu kredit adalah sebesar Rp2.500.000.

5% x Rp2.500.000 = Rp125.000

Hasil 5% dari kelebihan tagihan dari pagu kredit ternyata lebih besar daripada Rp50.000, jadi Anda dikenakan biaya yang lebih besar itu, yakni Rp125.000.

Jadi bisa dikatakan bahwa biaya over limit kartu kredit itu minimal Rp50.000. Apakah ada batas maksimalnya? Ternyata ada. Ketentuan dari regulasi perbankan adalah bahwa besarnya biaya over limit ada batas maksimalnya, yaitu antara Rp300.000 hingga Rp500.000, tergantung masing-masing bank penerbit kartu kredit maupun jenis kartu kreditnya.

Baca Juga: Cara Membuat Kartu Kredit Pertama, Apa yang Mesti Diperhatikan?

Mengapa Bisa Over Limit?

Penyebab Kartu Kredit Over Limit

Penyebab Kartu Kredit Over Limit via kiplinger.com

 

Setelah mengetahui kira-kira berapa biaya over limit kartu kredit, Anda mungkin akan bertanya-tanya, mengapa tagihan kita bisa over limit sementara maksud dari ditetapkannya limit atau pagu kredit adalah untuk membatasi pemakaian kartu kredit agar tidak melebihi limit tersebut? Bukankah seharusnya jika pemakaian sudah melewati limitnya, kartu kredit tersebut akan ditolak saat digunakan untuk bertransaksi?

Untuk menjelaskan hal ini, mari simak contoh berikut ini:

Misalkan limit kartu kredit Anda Rp10.000.000, saldo terhutang Anda nol alias Anda sudah membayar lunas seluruh tagihan Anda untuk bulan sebelumnya, kemudian Anda melakukan transaksi sebesar Rp11.000.000, maka sistem akan menolak untuk memproses pembayaran Anda karena melebihi limit kartu kredit Anda. Biasanya di mesin akan muncul tulisan “declined” atau ditolak.

Dalam kasus pada contoh di atas, Anda langsung bertransaksi melebihi limit kartu kredit Anda, sehingga akan langsung ditolak. Untuk kasus ini, masih ada cara mengatasinya yaitu meminta kenaikan limit sementara maupun permanen kepada pihak bank penerbit kartu kredit Anda. Mengenai permintaan menaikkan limit kartu kredit bisa ditanyakan langsung kepada masing-masing bank penerbit kartu kredit.

Lantas apa yang menyebabkan kartu kredit Anda over limit? Perhitungan kelebihan limit atau over limit itu bukan hanya berdasarkan pemakaian kartu kredit saja melainkan juga dari sisa saldo tagihan terhutang yang terus meningkat seiring dengan pertambahan bunga. Jika Anda sering atau selalu membayar tagihan kartu kredit dengan cara mencicil sejumlah minimum, kartu kredit Anda lebih berisiko over limit karena bunga yang terus bertambah. Jadi, mungkin saja penggunaan kartu kredit Anda masih di bawah pagu kredit, tetapi Anda juga harus memperhitungkan saldo tagihan terhutang dari penagihan sebelumnya plus bunganya dan biaya-biaya lain yang mungkin muncul. Ketika saldo tagihan terhutang atau sisa tagihan yang belum Anda bayar cukup besar pada bulan lalu, maka Anda berisiko mengalami over limit apabila dijumlahkan dengan penggunaan Anda bulan ini.

Karena itulah, Anda harus selalu mencermati penggunaan kartu kredit Anda. Selalu perhatikan sisa tagihan dari bulan sebelumnya dan berapa bunga yang kira-kira dikenakan terhadap Anda dari saldo terhutang tersebut sebelum Anda melakukan transaksi selanjutnya dengan kartu kredit Anda untuk menghindari kartu Anda over limit.

Baca Juga: Kenapa Menaikkan Limit Kartu Kredit Itu Penting? Ini Jawabannya

Yang Harus Dilakukan Jika Kartu Kredit Over Limit

Hentikan Penggunaan Ketika Terjadi Over Limit

Hentikan Penggunaan Ketika Terjadi Over Limit via dollarversity.com

 

Apabila kartu kredit Anda sudah terlanjur over limit, apa yang sebaiknya Anda lakukan?

1. Segera Bayar Tagihannya
Yang jelas, Anda harus segera membayar tagihan kartu kredit tersebut sedemikian rupa sehingga bulan depan tidak menjadi over limit lagi. Sebisanya Anda membayar lebih besar dari nilai minimum, untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi over limit kembali.

2. Perhitungkan Sisa Tagihan Bulan Lalu Sebelum Bertransaksi Kembali
Seperti yang sudah disinggung tadi, perhatikan sisa dari tagihan bulan sebelumnya setelah dikurangi pembayaran tagihan telah yang Anda lakukan untuk bulan itu. Perhitungkan besar bunga yang akan dikenakan terhadap sisa tagihan terhutang tersebut dan jumlahkan dengan sisa tagihan serta biaya-biaya lain. Pastikan bahwa penggunaan kartu kredit Anda tidak melebihi limit kartu kredit tersebut dikurangi dengan angka perhitungan Anda itu.

3. Minimalisir Penggunaan Kartu Kredit atau Hentikan Sama Sekali
Minimalisir penggunaan kartu kredit Anda di bulan selanjutnya, atau bahkan jangan digunakan sama sekali sampai kira-kira sisa limit kartu kredit Anda tersebut cukup besar. Dengan begitu Anda bisa terbebas dari kemungkinan over limit dan lebih leluasa dalam bertransaksi dengan kartu kredit tersebut tanpa takut over limit.

4. Buat Rencana Pelunasan Kartu Kredit Tersebut

Susun anggaran pengeluaran Anda setiap bulan dan bandingkan dengan pemasukan Anda. Jika memungkinkan, kurangi pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu dan sisihkan untuk melunasi tagihan kartu kredit. Namun, perlu diingat bahwa Anda juga sebaiknya tidak menghabiskan seluruh pemasukan Anda untuk keperluan pelunasan kartu kredit karena Anda juga perlu menabung untuk keperluan yang tidak terduga. Dahulukan menabung jika memungkinkan, baru gunakan sisa pemasukan untuk melunasi tagihan kartu kredit Anda.

5. Gunakan Fasilitas Transfer Balance yang Ditawarkan Bank Lain
Ada sejumlah bank penerbit kartu kredit yang menawarkan fasilitas transfer balance atau pengalihan saldo tagihan kartu kredit. Anda bisa mencari informasi terlebih dahulu bank mana yang menawarkan fasilitas ini dengan bunga yang lebih rendah dari bunga kartu kredit Anda yang sekarang. Namun Anda juga harus memperhatikan masa berlakunya bunga rendah yang kadang bisa mencapai 0% tersebut, karena biasanya hanya berlaku selama masa promosi saja. Sebaiknya Anda segera melunasi tagihan Anda sebelum masa promosi tersebut berakhir.

Hindari Over Limit, Gunakan Kartu Kredit Secara Bijak

Jadi bisa disimpulkan bahwa ketika Anda selalu memastikan bahwa penggunaan kartu kredit tidak melebihi limit atau pagu kredit yang diberikan, niscaya Anda tidak perlu khawatir akan terkena biaya over limit. Penggunaan kartu kredit secara bijak, termasuk membayar tagihan sesuai dengan jumlah yang terhutang dan tepat pada waktunya akan membuat Anda terhindar dari over limit. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda bisa semakin bijak dalam menggunakan kartu kredit!

Baca Juga: Jenis Kartu Kredit yang Mesti Anda Ketahui