Rayakan Lebaran: Jangan Lupa Tukar Uang Baru, ini Caranya!

Membagi-bagikan uang ke sanak saudara saat perayaan Hari Raya Idul Fitri sudah jadi tradisi di Tanah Air. Tak heran bila banyak orang berbondong-bondong menukarkan uang baru pecahan kecil di bank, penukaran uang yang diselenggarakan Bank Indonesia, hingga “Tukang Receh” atau jasa penukaran uang baru yang dilakukan perorangan.

Tanpa membagikan uang baru saat Lebaran, rasanya seperti kurang afdal saja. Maka, jangan sampai lupa menukarkan uang baru receh sebelum Lebaran tiba. Jika Anda berniat menukarkan uang baru dari layanan BI, perhatikan cara dan ketentuan penukaran agar penukaran uang berjalan lancar.

Tak perlu takut kehabisan uang pecahan baru saat akan menukarkan. Sebab, Lebaran tahun ini BI telah menyiapkan Rp188,2 triliun, atau bertambah Rp21,2 triliun dibanding uang kartal yang disediakan BI pada tahun 2017 sebesar Rp167 triliun.

Penambahan pasokan uang kartal di Lebaran tahun ini tidak lain karena jumlah cuti bersama yang diputuskan pemerintah cukup panjang. Sehingga hari libur untuk perayaan Idul Fitri secara total mencapai 12 hari jika dihitung Sabtu dan Minggu, yakni 9-20 Juni 2018.

Anda Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk KTA Terbaik! 

Ketahui Syarat Penukaran Uang Baru Pecahan


Uang Baru Pecahan Uang baru pecahan Rp5.000

Penukaran uang baru pecahan yang diselenggaran Bank Indonesia merupakan ini cukup mudah dilakukan karena prosesnya gampang dan cepat, tergantung dari jumlah antrean. Jika Antrean panjang, tentu butuh waktu lama untuk menukarkan uang.

Namun, yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah mencermati ketentuan dan syarat yang berlaku untuk penukaran uang baru ini. Jangan sampai Anda sudah mengantre lama, lalu giliran antrean Anda dipanggil, tapi ternyata ditolak atau Anda tidak bisa menukar uang baru sesuai keinginan.

Lalu, apa saja ketentuan dan syarat penukaran uang baru di BI?

  1. Siapkan kartu identitas diri (KTP)
  2. Satu identitas diri hanya berlaku satu kali penukaran uang
  3. Limit maksimal penukaran uang adalah Rp3,7 juta
  4. Siapkan uang Rp2 juta untuk menukarkan pecahan Rp20.000
  5. Siapkan uang Rp1 juta untuk menukarkan pecahan Rp10.000
  6. Siapkan uang Rp500 ribu untuk menukarkan pecahan Rp5.000
  7. Siapkan uang Rp200 ribu untuk menukarkan pecahan Rp2.000
  8. Siapkan uang Rp100 ribu untuk menukarkan pecahan Rp1.000

Jadi, jangan sampai Anda tidak membawa uang dalam jumlah yang sesuai dengan uang pecahan baru yang ingin didapatkan dari penukaran. Dan tak perlu khawatir, penukaran uang baru pecahan kecil ini tidak dipungut biaya alias gratis.

Sebagai contoh,

Andi ingin mendapatkan uang baru pecahan Rp5.000, namun ternyata Andi hanya membawa uang tunai sebanyak Rp300.000. Maka, tentu saja Andi tidak akan bisa menukarkan uangnya dengan pecahan Rp5 ribu tersebut karena 1 pak pecahan Rp5 ribu itu senilai Rp500.000. Jadi, mau tidak mau Andi menukarnya dengan pecahan Rp2.000 untuk uang yang dia bawa sebanyak Rp200 ribu dan yang Rp100 ribunya bisa ditukar dengan pecahan Rp1.000.

Baca Juga: Kehabisan Tiket? Lakukan ini agar Tetap Bisa Mudik Lebaran

Di Mana saja Penukaran Uang Baru Pecahan?

Kas Keliling BI
Mobil layanan kas keliling Bank Indonesia via metrotvnews.com

Bank Indonesia sendiri mengaku telah membuka 1000 titik layanan penukaran uang di seluruh Indonesia, dengan mengikutsertakan pihak perbankan maupun non perbankan, lembaga atau instansi mitra BI. Diharapkan, seluruh masyarakat Indonesia bisa mendapatkan penukaran uang baru pecahan di mana pun berada.

BI juga mengimbau masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi, baik yang diselenggarakan BI, perbankan, maupun pihak lain yang ditunjuk BI. Ini penting agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penipuan dengan uang palsu.

Maka dari itu, meneliti keaslian uang juga harus dilakukan dengan cara, dilihat, diraba, dan diterawang. Untuk memudahkan mengenali keaslian uang rupiah, BI juga mengimbau agar selalu menjaga dan merawat rupiah dengan baik, seperti jangan dilipat, jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, dan jangan dibasahi.

Berikut tempat penukaran uang baru pecahan untuk Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/Tahun 2018 oleh Bank Indonesia:

  1. BNI
  2. BNI Syariah
  3. Bank Mandiri
  4. Bank Mandiri Syariah
  5. BRI
  6. BRI Syariah
  7. Permata Bank
  8. Maybank
  9. Bank Mega
  10. CIMB Niaga
  11. BTN
  12. Bank BJB
  13. Bank DKI
  14. BCA
  15. Pegadaian
  16. Mobil Kas Keliling Bank Indonesia (di seluruh wilayah nusantara, termasuk di titik-titik jalur mudik, seperti rest area jalan tol)

Penukaran uang di mobil keliling BI khusus area DKI Jakarta:

Untuk memudahkan Anda mengetahui jadwal penukaran uang baru pecahan kecil yang dilakukan BI melalui layanan mobil keliling setiap harinya, bisa memantau terus akun twitter BI di https://twitter.com/bank_indonesia

Biasanya, BI akan mengumumkan kegiatan kas kelilingnya untuk melayani masyarakat yang ingin menukarkan uang baru pecahan.

Sebagai contoh, dari twitter BI pada hari Kamis (24/5/2018), mobil keliling penukaran uang baru pecahan bisa dijumpai di 4 titik, yakni IRTI Monas-Jakarta Pusat, KPW BI DKI-Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu (P. Tidung), dan PRJ Kemayoran (Hall A).

Lalu, layanan kas keliling BI pada hari Selasa (22/5/2018), dilakukan di IRTI Monas-Jakarta Pusat dan Pasar Minggu-Jakarta Selatan.

Baca Juga: Ini Asuransi yang Cocok untuk Mobil Pribadi saat Mudik Lebaran

Indahnya Berbagi di Hari Lebaran

Tak ada yang lebih indah bisa merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta dan bersilaturahmi dengan keluarga kerabat dan para tetangga. Berbekal uang baru pecahan kecil, tentunya akan membuat mereka, anak-anak kecil yang menerimanya juga semakin senang dan bersemangat. Semarak Hari Raya Idul Fitri semakin meriah dan indah dengan berbagi dengan keluarga, kerabat, dan sahabat, serta orang lain.

Baca Juga: Mau Hemat dan Untung Belanja ‘Online’ Saat Ramadan? Ini Caranya