SNMPTN 2020 Sudah Dibuka, Begini Tips Biar Lolos

snmptn
SNMPTN

Cermati.com, Jakarta – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dibuka sejak Jumat, 14 Februari 2020, kemarin pukul 14.00 WIB oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

SNMPTN ini sebagai tahap awal yang harus diikuti pelajar SMA/K sederajat jika ingin menempuh pendidikan tingkat lanjut di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian.

“Setiap siswa dimohon untuk memperhatikan kerangka jadwal dan waktu selama proses pendaftaan SNMPTN,” kata Mohammad Nasih, Ketua LTMPT seperti yang dikutip dari laman Detik.

Adapun jadwal SNMPTN 2020 yang dilansir dari laman media sosial Instagram @kemendikbud.ri, antara lain pendaftaran akan berlangsung sampai 27 Februari 2020, tahap seleksi akan dimulai pada 28 Februari – 3 April 2020. Lalu pengumuman hasil seleksi SNMPTN pada 4 April 2020.

Pendaftaran SNMPTN dianggap selesai jika peserta sudah mencetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN. Namun, bagi pelajar yang tidak mencetak kartu tersebut, maka peserta tidak diikutsertakan pada tahap seleksi SNMPTN 2020.

Bagi peserta yang mengalami gangguan saat proses pendaftaran atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar SNMPTN, segera hubungi nomor layanan pusat bantuan di 0804-1-450-450 atau juga bisa melalui situs https://halo.ltmpt.ac.id.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Tips Lolos SNMPTN 2020

asian
Tips lolos SNMPTN 2020

Setiap pelajar pastinya sangat menginginkan lolos SNMPT dan kuliah di PTN impian. Agar bisa terwujud, ikuti beberapa tips lolos SNMPTN 2020 berikut ini yang telah Cermati.com rangkum dari berbagai sumber, di antaranya:

1. Grafik Nilai Rapor Stabil atau Meningkat

Nilai rapor menjadi salah satu ketentuan dari kelolosan SNMPTN. Nilai rapor yang dilihat panitia SNMPTN mulai dari semester 1 hingga 5. Perlu diketahui, nilai rapor ini tidak dilihat dari peserta memiliki nilai sempura saja, seperti 95 atau 100.

Akan tetapi, ketentuan dari SNMPTN adalah peserta yang berhak lolos memiliki grafik nilai di setiap mata pelajaran cenderung stabil atau mengalami peningkatan. Misalnya saja di pelajaran Matematika, stabil di angka 85 atau meningkat mulai di semester awal 75, kemudian 80, lanjut menjadi 85 dan seterusnya.

Untuk itu, setiap calon peserta perlu melihat dan meneliti kembali grafik nilai di setiap pelajaran dari semester 1 – 5. Jangan sampai ada nilai pelajaran yang menurun di tengah semester, lalu meningkat lagi di semester berikut. Kondisi nilai seperti ini kemungkinan tidak lolos SNMPTN.

2. Cari Tahu Nilai Sekolah di Mata PTN yang Dituju

Hingga sekarang ini masih banyak yang belum tahu kalau kelolosan peserta SNMPTN bukan hanya dilihat dari nilai rapor saja, tapi nilai sekolah di mata PTN yang dituju juga menjadi pertimbangan pihak panitia.

Kemungkinan besar, nilai sekolah di setiap PTN tidak akan sama. Hal ini bisa terjadi karena setiap PTN memiliki kriteria penilaian sekolah yang berbeda-beda. Agar peserta bisa lolos SNMPTN, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu dan pastikan nilai sekolah di PTN yang dituju bagus.

3. Alumni Punya Pengaruh Besar

Seperti masih tidak percaya, pertanyaan seperti ‘apakah benar alumni sekolah juga punya pengaruh terhadap seleksi peserta SNMPTN?’ masih muncul terdengar.

Ya, memang benar adanya. Kelolosan peserta SNMPTN juga tergantung dari sikap nilai alumni di jurusan PTN yang dituju. Jika alumni punya sikap atau nilai bagus, maka peserta baru punya peluang besar lolos di tahap penyeleksian SNMPTN.

Begitu sebaliknya, jika alumni memiliki nilai buruk di jurusan PTN seperti banyak alumni sekolah yang lolos di SNMPTN tapi membatalkan diri atau alumni di jurusan PTN tersebut selalu menunjukan sikap yang buruk, maka peserta baru SNMPTN kemungkinan besar tidak akan lolos penyeleksian.

Agar tak menyesal di kemudian hari, sebaiknya peserta baru SNMPTN cari tahu terlebih dahulu mengenai alumni sekolah di PTN yang dituju. Informasi ini bisa didapatkan dari data-data alumni sekolah yang mengikuti SNMPTN tahun sebelumnya.

Baca Juga: Merdeka Belajar ala Nadiem Makarim, Hapus Ujian Nasional. Setuju Gak?

4. Pilih PTN yang Sepi Peminat

Apabila peserta hanya menginginkan yang terpenting masuk PTN, lebih baik pilihlah PTN yang memang sepi peminat. Ini tentunya membuat peserta bisa lolos SNMPTN.

Jangan risau, sepi peminat disini bukan berarti PTN tersebut tidak bagus atau tidak bermutu, hanya saja namanya kurang terkenal jika dibandingkan dengan PTN populer lainnya, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan lainnya.

Informasi mengenai minat peserta di setiap PTN ini bisa didapatkan dari internet, pastinya akan banyak sumber informasi mengenai PTN yang paling banyak dan kurang diminati peserta SNMPTN tahun sebelumnya.

5. Pilih Jurusan yang Kurang Peminatnya

Tak hanya masuk PTN favorit, mulai dari UI, UGM, ITB dan sebagainya, tapi bisa diterima di jurusan yang diinginkan juga menjadi impian kebanyakan pelajar. Namun, impian ini tentunya tidak mudah mengingat akan banyak pesaing pelajar lainnya dari seluruh Indonesia yang ikut dalam SNMPTN.

Jangan khawatir, keberuntungan lolos masuk PTN favorit bisa peserta dapatkan asalkan memilih jurusan yang kurang diminati peserta secara keseluruhan. Ibaratnya, tak mengapa jurusan yang diambil beda dari yang diinginkan, yang terpenting masuk PTN favorit toh jurusan apapun bisa dipelajari.

Dapatkan informasi ini dari situs-situs berita terpercaya atau bisa langsung ke masing-masing website PTN. Setiap PTN tentunya memiliki data mengenai jumlah peserta yang diterima di setiap jurusan PTN tersebut.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang Jarang Diketahui

6. Sertakan Portofolio

Agar pintu lolos SNMPTN semakin terbuka lebar, jangan lupa sertakan juga portofolio yang peserta miliki selama menempuh pendidikan di bangku sekolah. Ini juga sebagai syarat ketentuan lolos SNMPTN.

Portofolio ini bisa dalam bentuk sertifikat atau piagam penghargaan saat mengikuti berbagai macam perlombaan baik yang akademik seperti lomba Fisika, Matematika dan lainnya atau non-akademik seperti Lomba Basket, Paduan Suara dan lainnya.

Banyak Berdoa agar Berhasil Lolos SNMPTN

Semua yang dilakukan tentunya akan sia-sia begitu saja jika tidak diiringi dengan doa. Disamping harus berusaha melakukan berbagai tips agar lolos SNMPTN di tahun 2020 ini, peserta juga harus melengkapinya dengan banyak berdoa. Dengan begitu, Tuhan akan memberikan kemudahan dan kelancaran agar impian masuk PTN favorit bisa tercapai.

Baca Juga: Solusi Alternatif Buat Kamu yang Tidak Lulus SNMPTN