Asuransi Swasta Terbaik: Pengertian dan Keuntungannya

Asuransi swasta adalah jenis asuransi yang dikelola suatu perusahaan atau badan swasta. Premi dibayarkan seluruhnya oleh nasabah dengan besaran sesuai manfaat yang diambil.

Contoh asuransi swasta atau jenis asuransi swasta, meliputi asuransi kesehatan swasta, asuransi jiwa, asuransi mobil atau asuransi kendaraan, asuransi unit link.

Contoh asuransi milik swasta lainnya, yaitu asuransi asuransi pendidikan, asuransi properti atau asuransi harta benda, asuransi bisnis, asuransi umum, asuransi perjalanan, asuransi kelautan, serta asuransi kredit.

Di Indonesia, selain asuransi swasta, ada juga asuransi pemerintah. Asuransi pemerintah adalah jenis asuransi yang dikelola pemerintah.

Saat ini, asuransi pemerintah baru mencakup asuransi kesehatan. Dikenal dengan nama BPJS Kesehatan. Premi yang dibayarkan disubsidi pemerintah, sehingga menjadi lebih murah.

Kepemilikan asuransi swasta tidak wajib. Didasarkan pada kebutuhan dan kondisi finansial seseorang. Jika dirasa manfaat BPJS Kesehatan kurang mengkover risiko kesehatan diri sendiri dan keluarga, serta mampu membayar premi setiap bulan atau setiap tahun, maka dapat mengajukan asuransi kesehatan swasta sebagai pelengkap.

Sementara berdasarkan peraturan, seluruh warga negara Indonesia (WNI) wajib terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Daftarkan diri sendiri dan anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga: Asuransi Anak: Siapkan Asuransi Pendidikan dan Kesehatan Sejak Dini

Bingung cari asuransi kesehatan terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Asuransi Kesehatan Terbaik!  

BPJS vs Asuransi Swasta

loader
BPJS vs Asuransi Swasta

Perbedaan BPJS dan asuransi swasta atau BPJS Kesehatan dengan asuransi kesehatan swasta, antara lain:

1. Besaran premi

Premi asuransi adalah iuran yang harus dibayarkan pemegang polis dalam jangka waktu tertentu agar bisa mendapatkan manfaat asuransi. Premi asuransi dapat dibayarkan secara bulanan, kuartal, semester, dan tahunan.

Pada asuransi swasta, besaran premi ditentukan perusahaan asuransi dan disepakati pemegang polis. Nilai premi asuransi ini biasanya sudah tercantum di dokumen polis.

Banyak faktor yang mempengaruhi besar kecilnya premi. Faktor tersebut antara lain, usia tertanggung asuransi, cakupan perlindungan asuransi, gaya hidup atau rekam medis tertanggung, jenis kelamin, sampai sektor pekerjaan tertanggung.

Makin lengkap manfaat perlindungan asuransi, semakin mahal preminya. Termasuk skala risiko tertanggung. Bila tertanggung memiliki risiko lebih tinggi, otomatis preminya lebih mahal. 

Sedangkan pada BPJS Kesehatan, premi asuransi disebut iuran. Iuran BPJS Kesehatan sudah ditentukan pemerintah. Untuk peserta mandiri, iuran BPJS Kesehatan terbaru berdasar Perpres 64/2020, yaitu:

  • Kelas 1 = Rp 150.000 per orang per bulan
  • Kelas 2 = Rp 100.000 per orang per bulan
  • Kelas 3 = Rp 35.000 per orang per bulan.

2. Manfaat asuransi

Manfaat pertanggungan asuransi kesehatan swasta murah atau mahal umumnya mencakup, rawat inap (kamar, kunjungan dokter, operasi, obat), rawat jalan, melahirkan, kacamata, gigi, general check up, hingga santunan kematian.

Sedangkan manfaat BPJS Kesehatan mulai dari pelayanan pencegahan sampai pengobatan semasa penyembuhan penyakit. Dari tingkat pertama puskesmas hingga rumah sakit.

Layanan yang ditanggung BPJS Kesehatan obat, alat kesehatan, rawat inap, konsultasi medis, rehabilitasi medis, konsultasi dokter spesialis, maupun imunisasi dan KB. Penyakit yang dikover BPJS pun terbilang banyak, seperti kanker, stroke, jantung, bronkitisi, leukemia, tumor, diabetes melitus, gagal ginjal, dan masih banyak lainnya.

Meski sudah cukup lengkap, namun tetap saja ada manfaat yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan dan justru bisa dibiayai asuransi swasta.

Baca Juga: Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik Itu yang Seperti Apa?

3. Uang pertanggungan 

Besaran uang pertanggungan yang akan diterima nasabah biasanya sudah ditentukan oleh perusahaan asuransi swasta berdasarkan premi yang dibayarkan. Misalnya untuk kamar rawat inap, uang pertanggungan sekian juta per tahun.

Selanjutnya untuk obat-obatan sekian juta atau ratusan ribu per tahun. Pun dengan konsultasi dokter spesialis, serta manfaat lainnya ada plafonnya masing-masing.

Sedangkan BPJS Kesehatan tidak ada batasan uang pertanggungan. Fasilitas layanan yang peserta dapatkan disesuaikan dengan premi atau Kelas 1, 2, atau 3.

Misal, peserta mandiri Kelas 1 mendapat kamar rawat inap yang berkapasitas 2-4 orang. Sedangkan peserta Kelas 2 kapasitas 3-5 orang di rumah sakit.

4. Cara mengajukan klaim atau bayar tagihan

Pada asuransi swasta tersedia dua sistem pembayaran tagihan rumah sakit atau proses klaim, yakni cashless dan reimbursement.

Asuransi kesehatan cashless adalah jenis asuransi kesehatan yang memudahkan nasabah dalam membayar tagihan rumah sakit. Nasabah tidak perlu menalangi biaya berobat dari uang pribadi terlebih dahulu.

Biaya tersebut akan dibayar oleh perusahaan asuransi sepanjang polis masih aktif. Nasabah hanya perlu menunjukkan atau menyerahkan kartu asuransi ke pihak rumah sakit. Biayanya karena akan diurus pihak asuransi.

Sedangkan asuransi kesehatan reimbursement adalah sistem pembayarannya dengan cara menalangi terlebih dahulu. Kemudian kuitansi pembayaran dibawa ke kantor asuransi untuk meminta ganti atau reimburse atas uang yang telah dikeluarkan nasabah.

Untuk peserta asuransi pemerintah biasanya proses klaim atau cara pembayaran tagihan akan diurus pihak BPJS Kesehatan. Dalam hal ini disebut cashless.

5. Rumah sakit rekanan

Asuransi swasta terbaik tentu memiliki jaringan rumah sakit rekanan yang banyak dan luas. Baik di dalam maupun di luar negeri.

Jumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi swasta ini perlu menjadi pertimbangan nasabah sebelum membeli asuransi kesehatan.  

Sementara BPJS Kesehatan memiliki rekanan fasilitas kesehatan (faskes) yang menerima asuransi pemerintah. Faskes satu, terdiri dari puskesmas, klinik, dan dokter umum.

Faskes dua, dokter spesialis atau dokter gigi spesialis. Dan faskes tingkat lanjutan, yaitu rumah sakit umum atau rumah sakit khusus.

Jadi, kalau ingin melahirkan gratis dengan BPJS Kesehatan misalnya, kamu harus pergi ke puskesmas terlebih dahulu untuk persalinan. Jika ada masalah pada proses melahirkan, atau menyangkut keamanan ibu serta bayinya, dan harus dilarikan ke rumah sakit, maka puskesmas akan memberi surat rujukan.  

Keuntungan Memiliki Asuransi Swasta Terbaik

loader
Asuransi Swasta Terbaik

Asuransi swasta terbaik atau asuransi kesehatan swasta terbaik di Indonesia cukup banyak. Kamu harus cermat memilihnya.

Sebab, memiliki asuransi swasta terbaik akan menguntungkan nasabah. Ini keuntungan mendekap asuransi swasta terbaik:

1. Tak perlu surat rujukan

Untuk mendapatkan manfaat BPJS Kesehatan, peserta harus melalui sistem faskes berjenjang demi surat rujukan. Tetapi tidak dengan asuransi swasta.

Bebas, langsung datang ke rumah sakit pilihan yang menurut kamu bagus ataupun dekat rumah. Yang penting rumah sakit tersebut rekanan asuransi yang kamu pegang.

2. Bisa klaim ganda

Keuntungan mempunyai asuransi swasta adalah dapat memberikan manfaat klaim ganda (double claim). Walaupun punya BPJS Kesehatan atau asuransi swasta lain, perusahaan asuransi swasta tetap akan menerima pengajuan klaim nasabah.

Nasabah dapat melakukan klaim ganda meski hanya pakai kuitansi yang dilegalisir. Sementara kuitansi asli akan digunakan untuk pengajuan klaim ke perusahaan asuransi lain.

Baca Juga: 9 Tips Jitu Lulus Medical Check Up

3. Bisa dipakai di luar negeri

Kalau BPJS Kesehatan, hanya berlaku untuk faskes dalam negeri saja. Sedangkan asuransi swasta dapat digunakan di rumah sakit luar negeri yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi.

Jika sewaktu kamu liburan dan menderita sakit, pihak asuransi swasta akan tetap menanggung biaya pengobatan di luar negeri.

4. Pelayanan lebih lengkap dan cepat

Mempunyai asuransi swasta memberi keuntungan mendapat pelayanan lebih lengkap dan cepat. Terhindar dari antrean panjang. Kalaupun harus antre, tetap memperoleh fasilitas memadai, seperti ruang tunggu yang nyaman.

5. Bisa membeli asuransi tambahan

Jika perlindungan ingin semakin lengkap, nasabah dapat membeli asuransi tambahan (rider). Asuransi tambahan adalah asuransi yang memberikan manfaat tambahan di luar dari manfaat pada produk dasar yang dipilih.

Misalnya, kamu sudah membeli asuransi kesehatan tanpa manfaat proteksi penyakit kritis. Dalam hal ini, kamu dapat membeli asuransi tambahan yang khusus mengkover puluhan penyakit kritis dengan santunan 100% uang pertanggungan.

Kombinasikan Asuransi Swasta dan BPJS Kesehatan

Memiliki BPJS Kesehatan dan asuransi swasta sama pentingnya. Keduanya dapat saling melengkapi agar kamu serta keluarga semakin terlindungi dari berbagai risiko kesehatan dan beban finansial. Membuat hidup semakin tenang dan nyaman.

Baca Juga: Mengenal Asuransi Sosial, Ciri-Ciri dan Jenisnya