Tagihan Kartu Kredit Menunggak? Atasi Pakai 6 Tips Ini

Apakah Anda pernah terlambat membayar tagihan kartu kredit? Terjadinya keterlambatan bukan semata-mata karena Anda ingin terlambat bayar, melainkan karena ada hal-hal mendesak yang membutuhkan biaya. Mau tidak mau, Anda harus mengedepankan kebutuhan mendesak itu karena tidak ingin hal-hal buruk terjadi.

Bagi yang pernah terlambat bayar kartu kredit pasti sudah tahu bagaimana rasanya melihat tagihan yang tiba-tiba melonjak pada bulan depan. Tapi cobalah untuk tidak panik, karena ada beberapa tips yang bisa dipraktekkan untuk mengatasi tagihan kartu kredit yang menunggak. Simak penjelasannya berikut ini.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

1. Buat anggaran belanja yang baru

menyusun anggaran belanja baru

Anggaran bulanan sangat membantu untuk memonitor pengeluaran selama satu bulan. Anggaran ini sifatnya fleksibel, bisa diubah-ubah kapan saja sesuai dengan kebutuhan Anda pada bulan yang bersangkutan.

Nah, berhubung karena tagihan kartu kredit menunggak, apa salahnya untuk membuat penyesuaian anggaran dari bulan-bulan sebelumnya. Buatlah anggaran pengeluaran baru dengan alokasi biaya baru yang sesuai dengan estimasi pengeluaran selama sebulan.

Anggaran yang berhasil dikurangi nantinya bisa digunakan untuk membayar tagihan yang menunggak. Lakukan ini setiap bulan sampai tagihan berkurang dan kondisi finansial terasa sedikit lebih lega.

2. Pangkas beberapa pos pengeluaran

menghapus pos pengeluaran

Jika Anda mengamati pos-pos pengeluaran selama satu bulan, pasti ada satu atau dua pos yang anggarannya berlebih. Nah, anggaran inilah yang bisa dipangkas dan hasil pemangkasannya bisa menutupi tagihan kartu kredit yang menunggak.

Akan tetapi, jangan asal main pangkas saja melainkan sesuaikan pemangkasannya dengan realisasi biaya dalam sebulan. Jika pemangkasan terlalu besar, yang ada Anda kesulitan untuk mengelola anggarannya. Sementara kalau pemangkasan terlalu kecil, maka semakin lama tagihan akan lunas.

Untuk itu, pangkaslah dalam jumlah yang wajar saja. Pastikan uang hasil pemangkasan digunakan untuk sepenuhnya untuk membayar tagihan yang menunggak, sehingga Anda bisa segera terbebas dari utang.

Baca Juga: Tips Milenial Lancar Jaya Bayar Cicilan Utang saat Resesi

3. Gunakan tabungan atau dana darurat

menggunakan uang tabungan dan darurat

Punya tabungan atau dana darurat, kan? Untuk sementara, pakailah salah satu di antara kedua dana ini untuk membayar sebagian utang yang sudah lama menunggak. Jika uang di dalam salah satu sumber pendanaan ini cukup untuk membayar utang sampai lunas, maka bayarlah daripada utang tak kunjung lunas. 

Jika dananya tidak cukup, terpaksa harus pakai cara biasa yaitu mencicil. Cara ini memang akan mengurangi pundi-pundi tabungan atau dana darurat, tapi ini jauh lebih baik daripada membiarkan utang terus menumpuk dan membuat Anda semakin sulit untuk melunasinya.

Jika utang sudah lunas, coba hentikan penggunaan kartu kredit sementara waktu. Cara ini akan membantu Anda untuk mengurangi tingkat ketergantungan pada kartu kredit, jadi lama-kelamaan bisa segera lepas.

4. Ajukan pinjaman baru dengan bunga yang lebih rendah

mengajukan pinjaman

Jika Anda benar-benar tidak punya uang untuk melunasi tagihan yang menunggak, mau tidak mau harus meminjam. Namun, pinjamlah secukupnya dengan tingkat suku bunga yang lebih rendah daripada sebelumnya. Meskipun selisih suku bunga tidak terlalu signifikan, tapi cukup lumayan kalau diakumulasikan selama beberapa bulan.

Ada banyak opsi tempat meminjam yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Bisa meminjam dari bank, koperasi, keluarga, atau teman. Yang pasti suku bunganya lebih rendah daripada opsi pinjaman yang lain.

Berhubung karena di sini Anda meminjam, maka bayarlah cicilan pinjaman secara tertib saat cicilan jatuh tempo. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pembengkakan utang yang bisa saja terjadi akibat terlambat bayar.

5. Tarik tunai dari kartu kredit yang berbunga rendah

tarik tunai

Sejatinya, bank penerbit memperbolehkan pengguna kartu kredit untuk melakukan penarikan tunai sesuai nominal yang diinginkan selagi limit kartu kreditnya masih mencukupi. Nah, Anda bisa memanfaatkan fasilitas tarik tunai ini untuk menutup utang di salah satu kartu kredit yang menunggak.

Memang, utang tidak serta-merta lunas karena dana segar dari kartu kredit lain. Justru akan bertambah, tapi setidaknya besarnya bunga yang dibebankan kepada Anda lebih kecil daripada kartu kredit yang satunya. Sehingga peluang untuk melunasi tagihannya lebih besar.

Intinya, jangan sampai terlena dengan adanya fasilitas tarik tunai ini. Anda harus ingat kalau ini adalah cara darurat untuk melunasi utang, sehingga tidak ada keinginan untuk menggunakannya di luar dari membayar tagihan yang menunggak.

Baca Juga:  6 Tips Jitu Ajukan Keringanan Kartu Kredit di Masa Pandemi

6. Perbaiki gaya hidup yang konsumtif

merubah gaya hidup

Kunci agar tagihan kartu kredit segera lunas adalah gaya hidup. Ya, ubahlah gaya hidup yang selama ini terlalu berlebihan menjadi lebih sederhana. Ketika Anda hidup sederhana, maka pengeluaran dalam sebulan pun bisa dihemat semaksimal mungkin.

Hidup hemat di sini bukan berarti menahan keinginan untuk makan, minum, atau membahagiakan diri sendiri. Namun lebih ke mengurangi kebiasaan atau keinginan yang menghabiskan banyak biaya, sehingga uangnya bisa dialihkan untuk membayar tagihan yang menunggak.

Stabilkan Kondisi Keuangan Anda dengan Segera

Kondisi keuangan yang tidak stabil akibat tagihan yang menunggak bukan sesuatu yang harus disesali, melainkan dijadikan pembelajaran agar Anda senantiasa melunasi tagihan tepat waktu. Cuma dengan cara inilah kondisi keuangan akan segera stabil, sehingga Anda bisa lepas dari jeratan utang kartu kredit.

Baca Juga: Freelancer Juga Bisa Punya Kartu Kredit, Begini Caranya!