Tips Mudah Klaim Asuransi Mobil Tanpa Adanya Penolakan

Menggunakan asuransi kendaraan menjadi kebutuhan penting yang harus dipenuhi sebagai pemilik mobil pribadi. Layanan asuransi kendaraan akan memberikan perlindungan bagi mobil, sehingga pemilik tidak perlu menanggung berbagai resiko kerugian yang bisa saja terjadi akibat berbagai hal. 

Namun untuk mendapatkan layanan asuransi terbaik, perlu memilih perusahaan asuransi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mobil kesayangan tersebut. Selain itu, memahami aturan dan kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan asuransi juga menjadi hal penting lainnya yang tidak bisa diabaikan. 

Jangan sampai kelak kamu mengalami masalah dalam penggunaan layanan asuransi mobil, hanya karena tidak mempelajari polis asuransi tersebut dengan cermat. 

Pada umumnya, kendala dalam melakukan klaim merupakan masalah yang paling umum dan sering dihadapi oleh pengguna asuransi mobil. Jika yang satu ini tidak berjalan dengan lancar, maka kamu tentu tidak bisa menikmati layanan asuransi mobil dengan maksimal, bukan? 

Bingung cari asuransi mobil terbaik dan termurah? Cermati punya solusinya!

Beli Asuransi Mobil Terbaik Sekarang!  

Tips Klaim Asuransi Mobil

loader
Klaim Asuransi

Sama dengan layanan asuransi lainnya, pengajuan klaim asuransi mobil juga harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang ditentukan oleh pihak asuransi. Jika kamu tidak memenuhi hal ini dengan baik, maka resiko penolakan klaim dari perusahaan asuransi tentu bisa saja terjadi. 

Selain membuang waktu, kondisi seperti ini juga akan menyita banyak tenaga. Hindari penolakan klaim asuransi dengan cara yang tepat, pastikan kamu mengajukan klaim dengan lengkap dan sesuai prosedur yang seharusnya.

Berikut ini adalah beberapa tips mudah yang bisa dilakukan, agar klaim asuransi mobilmu tidak mengalami penolakan:

1. Segera hubungi pihak perusahaan asuransi

Saat mobil mengalami resiko (kecelakaan, kehilangan, dan kondisi lainnya) yang harus ditangani dengan layanan asuransi, maka segera hubungi pihak perusahaan asuransi mobil. 

Pelaporan ini pada umumnya harus dilakukan maksimal 3 x 24 jam setelah resiko tersebut terjadi, sehingga sangat penting untuk segera melaporkannya secepat mungkin. Laporan kamu akan mempermudah pengajuan klaim dan proses survey yang dibutuhkan untuk kepentingan tersebut. 

Jelaskan kepada pihak perusahaan asuransi kronologi kejadian yang kamu alami, sehingga mereka mengerti. Jika mobil mengalami kecelakaan, segera telepon dan ajukan klaim asuransi tersebut agar mobil bisa mendapatkan perbaikan di bengkel rekanan secepatnya. 

Kamu akan mendapatkan formulir klaim dari perusahaan asuransi. Isi dan lengkapi formulir ini, agar bisa menggunakannya untuk memperbaiki mobil tersebut di bengkel rekanan. Jangan lupa untuk menyampaikan bahwa dokumen pengajuan klaim kamu sedang disiapkan. 

Baca Juga: Apa yang Mesti Dipahami Sebelum Mengambil Asuransi Mobil?

2. Siapkan bukti kecelakaan yang memadai

Mengajukan klaim dengan bukti kejadian yang lengkap sangat disarankan, sebab hal ini bisa mempermudah proses klaim mobilmu. Selain untuk pihak perusahaan asuransi, bukti kecelakaan ini juga bisa menjadi bukti laporan kamu ke pihak yang berwajib. 

Ambillah beberapa foto yang jelas terkait kondisi kecelakaan yang kamu alami dan jadikan foto ini sebagai bukti.

3. Jelaskan kronologi kejadian dengan tepat

Saat mengajukan klaim asuransi, kamu akan diminta untuk menjelaskan kronologi kecelakaan atau kondisi lainnya terkait dengan klaim tersebut. kamu harus menjelaskan kronologi ini dan menjawab berbagai pertanyaan yang mungkin saja dilontarkan oleh staf perusahaan asuransi. 

Pastikan kamu bisa menjawab semua ini dengan baik. Ada beberapa hal yang perlu diingat terkait hal ini, seperti: kronologi kejadian, lokasi, waktu kejadian, pengemudi mobil ketika kejadian tersebut, dan yang lainnya.

Baca Juga: Pilih Asuransi Mobil Syariah atau Konvensional? Cek Perbedaannya

4. Lengkapi dan serahkan dokumen yang diperlukan 

loader
Lengkapi dokumen

Untuk mengajukan klaim ke perusahaan asuransi mobil, kamu akan membutuhkan beberapa dokumen penting. Dokumen ini akan berbeda-beda antara satu kejadian dengan yang lainnya, sehingga sangat penting bagi kamu untuk memahami dan menyiapkan dokumen sesuai dengan kebutuhan klaim. 

Berikut ini adalah beberapa dokumen pengajuan klaim berdasarkan kejadiannya dan harus dipahami dengan baik:

Dokumen untuk pengajuan klaim kecelakaan:

  • Formulir pengajuan klaim yang sudah terisi lengkap.
  • Fotokopi polis asuransi mobil.
  • Fotokopi KTP dan SIM pengemudi saat terjadi resiko.
  • Surat keterangan dari pihak yang berwajib.
  • Bukti kejadian (beberapa foto setelah kecelakaan terjadi).

Jika kecelakaan melibatkan pihak ketiga, maka lengkapi dokumen tambahan berikut ini:

  • Surat pernyataan atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga yang dilengkapi dengan materai.
  • Surat pernyataan dari pihak ketiga, yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki layanan asuransi. 
  • Fotokopi KTP, SIM, STNK, dari pihak ketiga. 
  • Surat keterangan dari pihak berwajib terkait kecelakaan tersebut. 

Dokumen untuk pengajuan klaim pencurian

  • Formulir pengajuan klaim yang sudah terisi lengkap.
  • Fotokopi KTP, SIM, dan STNK.
  • Surat keterangan dari yang berwajib terkait kejadian pencurian terhadap kendaraan.
  • Surat bukti pemblokiran STNK kendaraan.

Perhatikan Dokumen dan Tahapan Saat Klaim Asuransi

Mengajukan klaim asuransi mobil tentu menjadi hal yang sering dikeluhkan, sebab rentan dengan penolakan. Untuk menghindari hal ini, pastikan kamu memahami dengan baik cara dan syarat yang dibutuhkan untuk pengajuan klaim tersebut. Selain itu, pastikan juga mengajukan klaim asuransi mobil sesuai dengan prosedur yang seharusnya, agar klaim tersebut bisa disetujui dengan cepat oleh perusahaan asuransi.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Mobil Pengganti Saat Klaim Asuransi