Memahami Definisi Giro dan Perbedaannya dengan Produk Perbankan Lainnya

Demi meningkatkan kualitas layanannya agar mampu memenuhi segala kebutuhan para nasabah, lembaga finansial terus meluncurkan produk dan jenis transaksi yang baru. Produk perbankan yang bisa digunakan oleh nasabah saat ini sudah sangat beragam dan bebas dipilih sesuai kebutuhan. Salah satu contohnya adalah giro. 

Giro sendiri merupakan istilah yang sebenarnya tidak asing terdengar oleh masyarakat. Hanya saja, karena memiliki peran yang tidak jauh berbeda dengan produk perbankan lainnya, ambil saja contoh, tabungan dan cek, cukup banyak orang masih bingung memahami apa itu giro. Padahal, kalau dicermati lebih dalam, memahami perbedaan antara giro dengan produk perbankan lainnya tidak terlalu sulit.

Lantas, apa sih yang sebenarnya dimaksud dengan produk keuangan ini ini? Juga, apa saja fungsi dan beda kegunaannya dengan tabungan dan juga cek? Nah, untuk menambah wawasanmu, simak penjelasan mengenai pengertian giro, manfaat, jenis, karakteristik, sampai perbedaannya dengan tabungan dan juga cek berikut ini.

Baca Juga: Cek dan Bilyet Giro, Inilah Persamaan dan Perbedaannya

Apa Itu Giro?

Pengertian Giro

Seperti yang sempat dibahas sedikit sebelumnya, yang dimaksud dengan giro adalah produk perbankan yang diterbitkan untuk memberikan kemudahan kepada nasabah dalam memanfaatkan layanan atau transaksi perbankan. Secara lebih spesifik, pengertian giro adalah media yang dipakai untuk keperluan memindahkan dana dari satu rekening ke rekening lainnya.

Sedangkan menurut KBBI, definisi dari giro adalah simpanan di mana penarikannya bisa dilakukan kapan pun dengan menggunakan cek, surat perintah pembayaran lain, atau dengan cara pemindahbukuan. Selain itu, mengutip dari penjelasan OJK, giro merupakan produk perbankan yang berupa simpanan nasabah perseorangan atau badan usaha, dan bisa berbentuk Rupiah maupun mata uang lain. 

Nasabah yang memiliki produk perbankan tersebut dikenal dengan sebutan Giran, dan mampu menarik dana simpanannya setiap saat menggunakan bilyet giro, cek, maupun dipindahbukukan. Dalam kata lain, penggunaan produk ini berbeda dengan penggunaan tabungan pada umumnya yang pencairannya dapat dilakukan via ATM. 

Tidak hanya untuk melakukan penarikan uang, pemakaian bilyet giro dan cek juga bisa digunakan untuk proses pembayaran. Pada transaksi yang memakai produk tersebut, pembayarannya akan diteruskan melalui pihak bank yang bersangkutan. Jika dibandingkan dengan deposito atau tabungan, suku bunga dari produk ini tergolong lebih rendah. 

Manfaat Giro

Sebagai produk perbankan, giro tentu saja memiliki beragam manfaat saat digunakan oleh pemiliknya. Berikut adalah sederet manfaatnya. 

  • Bisa melakukan transaksi menggunakan bilyet giro atau cek.
  • Bisa dicairkan setiap saat sesuai kehendak.
  • Giran tidak perlu repot membawa dana tunai dengan jumlah yang banyak.
  • Giran dapat memperoleh rekening koran per bulannya guna memudahkan urusan administrasinya.

Beragam Jenis Giro

Jenis Giro

Penjelasan

Atas Nama Pribadi

Merupakan rekening yang dipunyai oleh perorangan maupun bisnis perorangan, seperti, toko, bengkel, restoran, serta bisnis lain dengan nama pemilik sendiri. Untuk bisa mengajukan rekening giro atas nama pribadi, bank menetapkan nominal setoran terkecil sebesar 250 ribu. 

Atas Nama Badan

Beberapa contoh dari giro atas nama badan adalah organisasi masyarakat, badan usaha, baik PT, CV, koperasi, yayasan, atau lainnya, serta instansi pemerintah. Agar bisa mengajukan rekening giro atas nama badan, pihak bank menetapkan nominal setoran terkecil sebesar 500 ribu.

Baca Juga: Inilah Perbedaan antara Giro dan Tabungan

Karakteristik dari Rekening Giro

Agar lebih mudah membedakannya dengan produk perbankan lain, ada baiknya untuk memahami apa saja karakteristik dari rekening giro. Antara lain sebagai berikut.

  • Dari segi maturity atau pengendapan, giro bersifat fluktuatif serta relatif berjangka pendek.
  • Berdasarkan segi administratifnya, giro cenderung memakan biaya dan waktu karena memiliki proses lebih rumit.
  • Dari segi biayanya, giro mempunyai biaya yang relatif lebih rendah.
  • Berdasarkan segi penempatan dananya, giro biasanya dimanfaatkan untuk transaksi jangka pendek.

Persyaratan Pemindahbukuan pada Rekening Giro

  • Nomor seri terdapat di bilyet giro.
  • Terdapat perintah tanpa syarat yang jelas pada surat pemindahbukuan.
  • Tercantum nama bank yang menerima dana dan menarik dana.
  • Tercantum nominal dana dalam bentuk huruf dan angka.
  • Tercantum tempat dan tanggal dikeluarkannya cek.
  • Terdapat tanda tangan pada giro perorangan, ataupun cap perusahaan pada jenis atas nama badan.

Sederet Perbedaan Antara Giro, Cek, dan Tabungan

Selesai membahas pengertian giro dan segala hal tentangnya, kamu mungkin masih bingung membedakan produk perbankan tersebut dengan cek ataupun tabungan. Nah, terlihat dari beberapa parameternya, terdapat beragam perbedaan antara giro, cek, dan tabungan, antara lain sebagai berikut.

 

Perbedaan

 

Giro

Cek

Tabungan

Tanggal Efektif dan Tanggal Terbit

Tercantum. Tanggal tersebut berguna sebagai tanda terkait kapan transaksi dari produk perbankan tersebut dapat dilakukan. 

Tidak Tercantum. Cek bisa efektif digunakan kapan saja pasca dibuat. 

Tidak Tercantum. Pasalnya, transaksi dapat dilakukan kapan saja di bank maupun aplikasi ponsel.

Tanggal Jatuh Tempo

Tercantum. Jika rekening telah memasuki waktu tenggangnya, pemindahan dana tak bisa dilakukan. Oleh karena itu pengecekan tanggal pada produk perbankan ini perlu dilakukan berkala.

-

-

Rekening Koran

Dapat menerbitkan rekening korannya. 

-

Beberapa jenis tabungan mempunyai rekening koran, walaupun ada juga yang tidak.

Pencairan Dana

Perlu dilakukan sebelum tiba masa jatuh temponya. 

Bisa langsung dilakukan pada pihak bank tertera, sama halnya dengan aktivitas pembayaran tunai. 

Dapat dilakukan kapan pun melalui ATM atau kantor bank.

Nominal Penarikan

Tidak mempunyai batas. Oleh sebab itu, giro lebih banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan bertransaksi oleh penggunanya ketimbang produk lainnya yang memiliki batasan dan tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Tidak mempunyai batas. Alasannya karena dana yang ditarik akan disesuaikan dengan nominal yang ditulis.

Dibatasi. Biasanya tabungan hanya membatasi transaksi atau penarikan uang di ATM sekitar 5 sampai 15 juta Rupiah saja. Kalaupun ingin melakukan transaksi dengan nominal lebih tinggi lagi, pemilik rekening harus menjadi nasabah prioritas terlebih dahulu, atau melakukan transaksi secara langsung melalui kantor bank yang bersangkutan. 

Memudahkan Transaksi dan Aktivitas Pemindahan Dana, Tak Lagi Bingung Memahami Giro

Memahami Giro

Berdasarkan penjelasan di atas, giro adalah produk perbankan yang diberikan oleh nasabah untuk keperluan memindahkan dana di rekeningnya ke rekening lainnya. Proses pemindahan tersebut memiliki tanggal jatuh tempo dan tanggal efektifnya. Dalam kata lain, pemilik rekening perlu melakukan pengecekan secara rutin agar mampu memindahkan dana. 

Walaupun mampu membuat pembayaran serta pemindahan dana lebih mudah, pemilik giro tetap harus memanfaatkan produk perbankan ini dengan cermat dan bijak. Dengan begitu, risiko terjadinya kesalahan yang bisa memicu kerugian dan kehilangan uang tidak sampai terjadi.

Baca Juga: Manfaat Memiliki Rekening Tabungan dan Jumlah Idealnya