5 Kendala yang Sering Terjadi dalam Bisnis Laundry

Walaupun sudah eksis sejak lama, peluang bisnis laundry bisa dibilang masih sangat bagus. Banyak orang yang tak memiliki waktu atau sekadar tak mau repot untuk mencuci pakaian mereka. Inilah yang membuat bisnis ini masih menjanjikan hingga sekarang.

Tapi, bukan berarti pelaku bisnis ini menutup mata dengan kendala yang mungkin terjadi nantinya. Apabila mau bisnis laundry-mu sukses besar, maka kamu harus mengetahui apa saja kendala dalam bisnis yang kerap terjadi, dan bagaimana solusi untuk menyikapinya.

1. Kompetitor ada dimana-mana

Seperti yang telah disebutkan di atas, usaha laundry memang sudah eksis sejak dulu. Apalagi kini usaha laundry semakin mudah untuk dijalankan. Maka nggak heran jika persaingan semakin ketat.

Solusi:

Buat kamu yang baru mau memulai usaha laundry, jangan keburu minder dengan kompetitor yang lebih dulu hadir. Justru, jadikan kompetitor alasan untuk lebih meningkatkan layanan dan kualitas usahamu. Putar otak sebisa mungkin untuk berpikir kreatif. Kamu bisa menarik pelanggan dengan memberikan potongan harga, menawarkan layanan antar jemput, atau memberikan opsi pewangi pakaian berbeda dengan pelaku usaha laundry lainnya.

2. Sudah banyak orang yang punya mesin cuci sendiri

Banyaknya mesin cuci dengan harga murah membuat hampir semua rumah memiliki mesin cuci sendiri. Proses mencuci di mesin cuci pun sangat mudah. Tak perlu lagi capek menggosok pakaian. Bahkan mesin cuci zaman sekarang juga sudah dilengkapi mesin pengering.

Solusi:

Jasa laundry biasanya tak hanya menawarkan jasa mencuci, melainkan juga setrika. Inilah yang menjadi kelebihan usaha laundry. Hal ini juga yang membuat banyak orang memilih untuk mengirimkan pakaian kotor mereka ke jasa laundry ketimbang mencuci dan menyetrikanya sendiri.

3. Pelanggan yang ingin serba cepat

Setiap pelanggan memiliki karakter masing-masing yang berbeda. Ada yang cukup sabar menunggu cucian, ada juga yang ingin pakaiannya cepat selesai.

Solusi:

Untuk mencegah hal ini, kamu harus melakukan strategi harga. Untuk harga normal, pengerjaan selesai dalam 3 hari. Sedangkan untuk mereka yang buru-buru, tawarkan paket express 1 hari, dan berikan biaya tambahan.

4. Keterlambatan jadwal pengiriman

Tak jarang usaha laundry yang menawarkan layanan antar jemput, tak sengaja terlambat melakukan pengiriman dari waktu yang telah ditentukan.

Solusi:

Tentu saja hal ini harus dihindari sebisa mungkin. Tapi apabila situasi dan kondisi membuat kamu tak bisa tepat waktu, kamu harus tetap profesional. Konfirmasi dan jelaskan kepada pemilik pakaian alasan yang masuk akal, kenapa kamu terlambat.

5. Biaya perawatan alat yang mahal

Lantaran mesin cuci, mesin pengering, dan setrika dipakai setiap hari, kerusakan pasti akan terjadi. Biaya untuk perbaikannya pun tak sedikit.

Solusi:

Kamu bisa mempelajari cara memperbaiki mesin cuci, mesin pengering, dan setrika. Dengan begitu, ketika terjadi kerusakan yang tak terlalu parah, kamu bisa memperbaikinya sendiri.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu yang berencana membangun usaha laundry. Apabila masih kekurangan modal, tak ada salahnya untuk meminjam dana melalui bank atau pinjaman online. Tapi, pastikan bahwa layanan pinjaman tersebut memiliki bunga rendah dan sudah tepercaya seperti Kredivo ya! Dan tentu saja, pastikan kamu  mampu membayar cicilannya!

 

Artikel ini merupakan kerja sama Kredivo dan Cermati.com