Equilibrium: Pengertian, Rumus, Proses, dan Fungsinya

Equilibrium tentu bukan istilah yang familiar untuk sebagian orang, sebab istilah yang satu ini memang cukup jarang terdengar. Equilibrium adalah istilah yang kerap digunakan dalam dunia ekonomi, sehingga istilah yang satu ini biasanya dikenal dengan baik oleh para pebisnis. 

Titik equilibrium adalah titik keseimbangan, di mana penawaran dan permintaan bisa bertemu. Hal ini tentu menjadi poin penting yang harus diperhatikan dalam dunia bisnis, sehingga para pebisnis bisa menentukan harga yang tepat untuk produk yang mereka hasilkan. 

Apa itu Equilibrium? 

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), equilibrium adalah kondisi yang mantap, di mana kekuatan yang berlawanan berada pada posisi seimbang ataupun sepadan. Dengan kata lain dapat diartikan bahwa  nash equilibrium adalah kesetimbangan. 

Sedangkan equilibrium price adalah kondisi yang bisa diartikan sebagai posisi harga yang seimbang. Kurva equilibrium adalah kondisi di mana permintaan dan penawaran dalam posisi yang setara, sehingga keduanya akan terlihat saling memotong. 

Titik equilibrium adalah titik keseimbangan dan membuat kondisi pasar menjadi seimbang. Hal ini biasanya menggambarkan kondisi pasar yang jumlah permintaan dan penawarannya seimbang, di mana equilibrium price adalah berada pada posisi yang tepat. 

Nash equilibrium adalah istilah yang digunakan untuk menemukan harga pasar. Kondisi ini terjadi karena adanya pertemuan antara penawaran dengan permintaan. Penawaran sendiri merupakan jumlah keseluruhan barang yang tersedia di pasar, dan penawaran ini timbul karena adanya permintaan konsumen. 

Istilah equilibrium juga bisa diartikan sebagai pertemuan antara penawaran dengan permintaan pasar dalam jumlah seimbang, sehingga harga yang tercipta menjadi stabil. Kurva equilibrium adalah gambaran yang jelas terkait dengan keseimbangan pasar ini. 

Titik equilibrium adalah kondisi yang akan terjadi saat jumlah penawaran dan permintaan dalam posisi yang setara. Keduanya akan saling memotong ketika digambarkan dalam sebuah kurva. Equilibrium price adalah gambaran harga yang tercipta dalam keseimbangan pasar. 

Baca Juga: Bisnis Digital: Pengertian, Jenis, dan Keuntungannya

Apa fungsi Equilibrium dalam Bisnis? 

Nash equilibrium adalah kondisi yang terjadi akibat ekonomi pasar. Sedangkan ekonomi pasar bisa didefinisikan sebagai suatu sistem ekonomi yang membuat ketetapan terkait investasi dan produksi, di mana hal ini terjadi berdasarkan adanya penawaran dan permintaan. 

Di dalam ekonomi pasar, berbagai masalah ekonomi akan ditangani oleh mekanisme pasar itu sendiri secara penuh. Pengendalian pasar akan ditentukan oleh harga serta cara yang dipilih oleh konsumen dan produsen, di mana hal ini juga akan menentukan pola produksi dan konsumsi produk itu sendiri. 

Kurva equilibrium adalah gambaran kondisi di mana kedua kekuatan yang berlawanan arah (penawaran dan permintaan) berada pada titik yang setara. Hal ini tentu menyebabkan kondisi harga juga menjadi cenderung stabil, sehingga equilibrium price adalah kondisi yang akan membuat ekonomi jadi seimbang. 

Di dalam praktiknya, para penjual menginginkan harga jual yang setinggi-tingginya, sedangkan para pembeli menginginkan harga yang paling rendah. Hal ini tentu tidak akan membuat kondisi pasar berjalan dengan lancar, sehingga dibutuhkan kesepakatan di antara keduanya. 

Barang yang paling mahal biasanya akan terjual lebih sedikit. Sedangkan yang paling murah bisa terjual dalam jumlah yang lebih banyak, namun beresiko menimbulkan kerugian pada para penjualnya. Dibutuhkan keseimbangan pasar untuk menengahi kondisi ini. 

Keseimbangan pasar akan terjadi jika jumlah permintaan dan penawaran bisa dalam kondisi yang setara. Kurva equilibrium adalah gambaran keseimbangan pasar yang ideal tersebut, di mana terdapat titik potongan antara penawaran dan permintaan secara jelas. 

Titik equilibrium adalah titik keseimbangan, di mana terjadi pertemuan antara penawaran dan permintaan. Titik ini menggambarkan jumlah keduanya dalam kondisi seimbang, sehingga pasar bisa menciptakan kondisi harga yang tepat dan membuat aktivitas penjualan dan penawaran berjalan dengan seimbang. 

Rumus Equilibrium

Equilibrium adalah kondisi seimbang yang terjadi antara penawaran dan juga permintaan sebuah produk di pasar. Perhitungan nash equilibrium adalah hal yang perlu dilakukan, agar lebih mudah untuk menentukan harga pasar yang tepat untuk sebuah produk. 

Perhitungan equilibrium itu sendiri bisa dilakukan dengan menggunakan rumus berikut ini: 

Permintaan (Demand) = Penawaran (Supply)

QD = QS = QE PD = PS = PE

Keterangan:

  • Q = Quantity (jumlah)
  • P = Price (permintaan)
  • S = Supply (penawaran)
  • E = Equilibrium (keseimbangan)

Jika dihitung dengan menggunakan rumus di atas dengan tepat, maka harga pasar yang tepat bisa ditemukan. Keseimbangan ini akan membuat permintaan dan penawaran berpotongan, sehingga kurva equilibrium adalah menunjukkan titik perpotongan antara keduanya. 

Baca Juga: Sistem Kerja Event Organizer, Jenis, dan Tips Memulai Bisnisnya

Proses Terjadinya Equilibrium Price 

Equilibrium price adalah kondisi harga pasar yang stabil akibat adanya keseimbangan. Hal pertama yang akan membentuk keseimbangan harga ini adalah saat kondisi harga sedang rendah, maka jumlah permintaan dari pembeli akan meningkat. Di saat bersamaan, penjual akan melakukan penawaran produknya. 

Saat jumlah penawaran hanya sedikit, maka produk akan lebih sulit untuk didapatkan. Hal ini juga akan secara otomatis membuat harga produk tersebut meningkat, sehingga jumlah permintaan di pasar juga akan ikut mengalami penurunan. 

Sebaliknya, jika pada kondisi tersebut jumlah permintaan tetap mengalami peningkatan, maka kondisi ini disebut dengan disequilibrium, di mana kondisi ekonomi pasar tidak akan berjalan dengan lancar, sebab tidak adanya keseimbangan antara penawaran dan juga permintaan. 

Pada sistem ekonomi pasar, kondisi di atas akan terselesaikan dengan cara otomatis, sehingga kesepakatan harga bisa ditemukan. Kondisi pasar yang seperti ini juga bisa saja terjadi sewaktu-waktu dan akan mempengaruhi perekonomian pasar secara keseluruhan. 

Mekanisme pasar akan berjalan saat pasar mengalami kondisi disequilibrium dan membuat permintaan dan penawaran tersebut bergerak ke titik keseimbangan yang baru. Disequilibrium sendiri merupakan kondisi di mana harga lebih tinggi atau lebih rendah dari titik keseimbangan. 

Saat penawaran lebih tinggi daripada jumlah permintaan, maka akan menimbulkan kelebihan pasokan. Kondisi ini akan menekan pihak perusahaan/ pebisnis untuk menurunkan harga, sehingga jumlah permintaan bisa meningkat. 

Sebaliknya, jika permintaan lebih tinggi daripada penawaran, maka akan menimbulkan kelebihan permintaan, sehingga produk menjadi langka di pasaran. Kondisi ini akan membuat harga barang menjadi naik, sehingga dibutuhkan penurunan jumlah permintaan untuk membuat kondisi pasar kembali stabil. 

Fungsi Analisis Equilibrium

Nash equilibrium adalah kondisi pasar yang stabil, dimana jumlah permintaan dan penawaran dalam posisi yang seimbang. Titik equilibrium adalah pertemuan antara penawaran dan permintaan yang pada akhirnya menciptakan keseimbangan harga. 

Analisis equilibrium sendiri berperan penting untuk kesuksesan sebuah bisnis. Hal inilah yang menjadi alasan banyak pebisnis menggunakan analisis yang satu ini dalam menentukan harga produk mereka. 

Berikut ini adalah beberapa fungsi yang bisa didapatkan dari analisis equilibrium di dalam bisnis: 

1. Untuk Memahami Sistem Ekonomi

Equilibrium merupakan satu di antara sejumlah ilmu dasar ekonomi yang perlu dipahami oleh para pebisnis. Pencapaian titik equilibrium ini perlu dilakukan dengan baik, sehingga keuntungan maksimal bisa dicapai, sementara risiko kerugian bisa diminimalisir dengan baik. 

Penting untuk melakukan efisiensi ekonomi tersebut di dalam bisnis dengan benar, sehingga kesuksesan bisnis bisa dimaksimalkan. Fungsi equilibrium yang pertama adalah untuk membantu para pebisnis memahami berbagai faktor penentu dalam sistem perekonomian. 

2. Untuk Mengerti Dinamika Pasar

Analisis equilibrium akan membantu pebisnis menemukan titik keseimbangan dalam pasar. Hal ini akan mempermudah pebisnis dalam memahami dinamika pasar itu sendiri, termasuk kondisi pasar yang seimbang dan memungkinkan bisnis berjalan dengan lancar. 

Jika bisa memahami kondisi pasar dengan baik, maka menentukan harga pasar yang tepat tentu akan jauh lebih mudah. Pebisnis bisa menaikkan dan menurunkan harga di waktu yang tepat, sesuai dengan permintaan dan penawaran yang terjadi. 

Keseimbangan yang ditunjukkan oleh equilibrium bukan hanya mempermudah pebisnis dalam menentukan harga. Namun titik ini juga memungkinkan pebisnis bisa mencapai angka penjualan dan keuntungan yang lebih maksimal di dalam bisnis. 

Pahami Equilibrium dengan Tepat 

Equilibrium adalah kondisi di mana jumlah permintaan dan penawaran seimbang. Hal ini membuat kondisi pasar menjadi stabil, sehingga perekonomian bisa berjalan dengan lancar. Penting untuk memahami equilibrium dengan tepat sejak awal, agar lebih mudah untuk memantau dan memaksimalkan angka penjualan di dalam bisnis.

Baca Juga: Arus Kas Operasi: Pengertian hingga Cara Menyajikannya