Mau Pintar Bisnis Online? Kenali Istilah Ini

Online Shop sudah tidak asing lagi. Ya, online shop sudah menjadi favorit banyak orang dalam masalah jual beli barang, karena selain mudah dan sederhana, online shop juga dinilai lebih efisien dalam membantu banyak orang dalam mencari barang yang diinginkan.

Kamu hanya perlu membuka internet di rumah, bisa melalui HP ataupun komputer, kemudian mencari barang yang ingin dibeli, kemudian tinggal transfer uang sesuai dengan nominal yang akan dibeli, tunggu beberapa hari, maka barang pesanan akan sampai ke rumah, begitulah cara kerja online shop. Situs yang menawarkan jual beli barang sendiri untuk saat ini sudah cukup banyak, sebut saja seperti tokopedia, bukalapak, lazada, olx, dan lain lain.

Namun dalam online shop atau bisnis online, ada banyak istilah yang mungkin jarang kamu dengar sebelumnya. Hal tersebut yang biasanya membuat banyak orang awam yang bingung mengenai bahasa yang seringkali digunakan oleh para penjual online. Bagi yang masih awam dalam melakukan transaksi online terkadang masih belum mengerti mengenai istilah – istilah yang sering digunakan di dunia online ini.

Baca Juga: Ini Pengertian Expense Ratio, Cara Hitung, dan Fungsinya pada Investasi Reksa Dana

Istilah yang Perlu Diketahui Saat Menjalani Bisnis Online

Berikut adalah daftar istilah yang sering digunakan di dunia internet dalam melakukan transaksi jual beli ataupun bisnis. Berikut ini uraiannya:

  1. Buyer

    Bisnis Online

    Istilah buyer dipakai dalam bahasa online shop yang artinya pembeli atau orang yang akan membeli suatu barang.

  2. Seller

    Sedangkan Seller sendiri merupakan kebalikan dari Buyer, yang artinya penjual. Seller adalah pemilik online shop atau orang yang menjual barang kepada Buyer.

  3. COD (Cash On Delivery)

    Istilah COD juga seirng sekali digunakan oleh orang-orang yang melakukan transaksi secara online. COD atau Cash On Delivery adalah cara pembelian dimana penjual dan pembeli akan janjian bertemu di suatu tempat untuk cek barang, ataupun pembayaran. Jadi dengan ini pembeli dapat mengecek kondisi barang secara detail, sehingga resiko penipuan akan menjadi sedikit.

  4. Resi

    Jika melakukan transaksi jual beli secara online, maka kamu tidak akan asing mendengar kata resi. Resi merupakan bukti pembayaran secara tertulis ketika seseorang akan mengirimkan barang. Nah, jika telah membeli suatu barang, maka jangan lupa untuk menagih resi kepada si penjual atau seller.

  5. Booked/Booking

    Booked adalah suatu kondisi dimana suatu barang sudah dipesan oleh seseorang, sehingga si penjual akan mengatakan bahwa barang sudah di pesan orang lain. Sedangkan booking sendiri adalah dimana kamu akan memesan barang si penjual. Biasanya untuk melakukan booking sendiri membutuhkan DP atau uang jaminan.

  6. Sold

    Barang sudah terjual

    Sold atau artinya barang sudah terjual. Pernyataan ini digunakan untuk menyatakan bahwa kondisi barang sudah terjual laku.

  7. Return

    Return berarti mengembalikan, biasanya return dilakukan ketika seseorang mendapatkan barang yang cacat ketika membeli sebuah barang. Maka pembeli dapat melakukan return atau pengembalian kepada si penjual atau menukarnya.

  8. Refund

    Berbeda dengan return, refund berarti membatalkan transaksi yang sudah disepakati. Refund mungkin bias dilakukan apabila ada kesalahan teknis seperti uang sudah terlanjur di transfer, ternyata stok barang kosong, sehingga pihak pembeli dapat meminta refund atau pengembalian uang.

  9. Ready Stock

    Ready stock berarti bahwa stock barang yang ada tersedia untuk dipesan oleh calon pembeli. Biasanya pembeli akan menanyakan pada penjual "ready stock gak?". Sebagai penjual, kamu perlu melihat ketersediaan barang yang diinginkan pembeli, bila ada maka jawablah "Ready" agar calon pembeli dapat langung melakukan pemesanan.

    Baca Juga : 10 Media Online untuk Melakukan Promosi Bisnis

  10. Out Of Stock

    Out Of Stock merupakan kebalikan dari Ready Stock, yakni stok yang ada ditangan penjual sedang kosong, maka pembeli harus menunggu hingga stock yang ingin dipesan kembali ready.

  11. Testimonial

    Testimonial

    Testimonial atau yang biasa disebut dengan testi adalah pernyataan dari pihak pembeli mengenai produk ataupun jasa yang dijual oleh si penjual. Fungsi dari testimonial ada untuk meyakinkan pelanggan lain mengenai barang atau jasa yang diperjual belikan.

  12. Restock

    Restock berarti bahwa barang yang ada sedang dalam posisi kosong, namun dari pihak penjual akan segera menyiapkan kembali atau memperjualbelikan kembali barang yang dalam keadaan kosong.

  13. Reseller

    Reseller merupakan orang yang menjual barang milik orang lain kepada pelanggannya. Istilah lain dari Reseller adalah calon yang menjual kembali barang yang sudah dibeli.

  14. Trusted Seller

    Trusted Seller atau yang berarti penjual terpercaya merupakan suatu cap atau pengakuan oleh banyak orang bahwa si penjual merupakan seorang penjual yang terpercaya.

  15. PO (Pre Order)

    Istilah PO sangat sering didengar dalam dunia online. Arti dari PO atau Pre Order sendiri adalah proses pemesanan suatu barang yang posisi barangnya akan dipesankan oleh seller, sehingga si pembeli akan membayar terlebih dahulu, kemudian si seller akan memesankan atau membuatkan barang yang dipesan kepada pembeli.

  16. Supplier

    Supplier

    Supplier adalah sebutan untuk pihak yang memberikan pasokan barang untuk dijual kepada si penjual. Biasanya ada proses kerjasama bahkan kontrak yang perlu ditandatangani. Ada juga supplier yang merupakan seorang kerabat penjual.

  17. DP ( Down Payment)

    Down Payment atau biasa disebut dengan DP adalah pembayaran yang dilakukan oleh pembeli kepada penjual, namun nominal yang dibayarkan tidak seluruhnya, bisa saja setengah maupun seperempat dari harga yang dibeli. Biasanya sistem DP digunakan untuk Pre Order.

  18. FP (Full Payment)

    Full Payment merupakan kebalikan dari DP, yang mana pembeli akan melakukan pembayaran secara total terhadap harga yang ditentukan.

  19. Dropship

    Dropship mungkin hampir sama dengan Reseller, namun perbedaan utamanya adalah jika dropship merupakan seseorang yang menjual suatu produk dengan mengatasnamakan pihak kedua selaku seller atau si penjual.

  20. Hit And Run

    Jika yang satu ini mungkin jarang didengar didunia online, namun masih ada saja yang menggunakan istilah Hit And Run ini. Hit And Run berarti seseorang yang berjanji ingin membeli suatu barang, namun ternyata dia malah kabur. Atau juga berlaku bagi orang yang suka tanya mengenai barang, tetapi tak kunjung membelinya.

  21. Ongkir

    Ongkir atau biasa disebut pula dengan ongkos kirim adalah biaya tambahan yang akan dikenakan oleh pembeli karena pengiriman barang. Jadi dalam mengirimkan barang butuh biaya yang disebut Ongkir.

Online Shopper Pemula, Jangan Malu untuk Bertanya

Tren bisnis online yang makin booming, mau tidak mau akan membawa kamu ke sistem transaksi baru berbasis teknologi. Bagi kamu yang masih baru, baik sebagai pembeli maupun memulai bisnis ini, jangan malu untuk bertanya dan mencoba. Pastikan untuk mencari informasi lebih dalam mengenai reputasi rekan dalam berbisnis online sehingga terhindar dari penipuan online. Ulasan istilah dalam transaksi online diatas bisa membantu kamu mengenal lebih jauh tentang model bisnis ini.

Baca Juga : Mengenal Macam-Macam Pajak untuk Bisnis Online