Inilah 6 Sifat Buruk yang Harus Dihindari Pekerja Baru

Setelah menyelesaikan pendidikan, maka saatnya mulai kehidupan baru di dunia kerja. Beberapa orang merasa senang karena akhirnya tidak lagi harus belajar sepanjang hari karena dengan bekerja bisa menghasilkan uang.

Menjadi seorang pekerja baru tentunya akan sangat menantang, sebab di tempat kerja akan banyak pembelajaran hal baru. Misalnya saja menyoal pekerjaan, mengatur gaji, menghadapi atasan, bersosialisasi di lingkungan kerja, dan masih banyak lainnya.

Maka tak heran ketika baru mulai bekerja masih terlihat sifat buruknya yang pada umumnya dilakukan. Bila kamu termasuk pekerja baru, coba cek sifat buruh berikut ini yang sebaiknya dihindari.

1. Belum Bisa Membedakan Formal dan Non-Formal


Perbedaan Formal dan Non-Formal

Ketika ingin melamar pekerjaan tentunya hal pertama yang harus disiapkan calon pekerja adalah selain membuat lamaran pekerjaan yang nantinya akan dituju ke perusahaan yang dituju, calon pekerja juga harus menentukan pakaian seperti apa yang cocok bila dipanggil interview.

Namun, sayangnya tak sedikit dari mereka yang masih merasa bingung menyoal pemilihan busananya seperti menggunakan celana bahan, rok panjang atau pendik, kemeja panjang atau pendek, berwarna atau tidak dan sebagainya.

Hal tersebut menjadikan mereka belum bisa membedakan kapan harus formal dan non-formal. Jangan khawatir, ada cara untuk mengatasinya, yaitu cari tahu gaya perusahaan terlebih dahulu apakah terlihat santai atau justru sebaliknya. Kamu bisa mengetahuinya melalui website terkait, atau sosial yang dimiliki. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan harus formal atau non-formal.

2. Tidak Berani Berinisiatif


Tidak berinisiatif

Memasuki lingkungan baru seringkali membuat orang takut untuk bertindak inisiatif yang dikarenakan karenakan takut salah, malu atau dimarahi. Perlu diketahui, sekarang ini kebanyakan perusahaan sudah mengikuti perkembangan zaman yang mengharuskan pekerjanya untuk berani berinisiatif dalam menyampaikan ide atau pendapat.

Namun, masih ada juga perusahaan yang tidak memberikan kebebasan untuk hal tersebut, melainkan semua ide atau pendapat tergantung dari para atasan. Oleh karena itu, bertindaklah sesuai dengan ruang lingkup kerjamu agar berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Ingin Sukses? Yuk, Baca Kumpulan Quote Sukses dari Pengusaha Sukses

3. Terlalu Sering Mengobrol


Sering Mengobrol

Mengobrol dengan rekan kerja itu perlu, karena itu akan membantu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan. Namun, terlalu banyak mengobrol akan membuat citra kamu menjadi buruk di mata rekan atau atasanmu. Segala sesuatu ada waktunya dan ada tempatnya. Mengobrol dengan teman kantor lebih baik dilakukan pada saat istirahat atau sepulang kerja, jangan dilakukan pada saat jam kerja karena selain mengganggu pekerjaan orang lain, pekerjaan kamu juga jadi terganggu.

4. Main Ponsel Berlebihan


Main ponsel berlebihan

Memulai pekerjaan membutuhkan tekad dan fokus yang tinggi agar hasilnya juga akan maksimal. Kadang pekerja baru mudah bosan dan teralihkan fokusnya ke hal yang lain, misalnya saja terlalu sering bermain ponsel karena banyak notifikasi pesan yang masuk.

Ini tentunnya akan membuat pekerjaanmu terhambat dan hasilnya tidak akan memuaskan. Bukan hanya itu saja, jika ini dialami secara terus menerus atasanmu tidak akan segan-segan untuk menegor untuk memperbaiki kualitas kerjamu. Jadi, lebih baik berhenti menggunakan ponsel secara berlebihan disaat jam kerja.

Baca Juga: 3 Rutinitas yang Bisa Membawa Anda Sukses Ala John Maxwell

5. Tidak Tahu Nilai Diri Sendiri


Penilaian diri

Bagus atau tidaknya kinerja seseorang tergantung dari nilai yang diberikan rekan kerja atau atasan. Kamu sebagai pekerja tentunya bisa mengira-ngira berapakan nilai yang didapat atas kinerja selama ini. Ini tentunya untuk memotivasi kamu untuk bekerja lebih baik lagi.

Namun, kebanyakan pekerja baru sekarang ini tidak bisa menilai dirinya sendiri yang membuat mereka tidak bisa berkembang dengan baik. Kondisi seperti ini tentunya jangan dibiarkan terlalu lamu, sebab akan karier kamu akan terancam.

6. Boros di Awal Bulan


Boros di awal bulan

Berhasil menghasilkan uang sendiri, biasanya membuat kamu cenderung menghamburkan uang di awal bulan. Uang kamu akan sudah sangat menipis di tengah bulan, sehingga nanti harus hidup serba pas bahkan serba kekurangan untuk melewati bulan tersebut. Jika tidak ingin merasakan itu, jadilah pekerja yang cerdas dengan berpikirkan jangka panjang. Lebih baik berhemat sebulan daripada merana di akhir bulan.

Jadilah Pekerja Baru yang Baik!

Setiap orang ingin menjadi pekerja baru yang baik. Maka, mulailah belajar untuk lebih profesional dalam bekerja karena dengan bersikap demikian, kamu dapat menonjolkan sisi baik dirimu di depan rekan kerja dan atasanmu. Selain itu, belajarlah untuk atur uang, seberapapun pendapatan kamu, pasti akan cukup jika bisa diatur dengan bijaksana.

Baca Juga: Lakukan Hal Ini Ketika Kamu Masih di Usia 20 Tahunan