6 Biaya Tambahan Untuk Pengambilan KTA dan KMG

Kredit Multiguna (KMG) dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah dua jenis fasilitas kredit yang menjadi pilihan mereka yang ingin mendapatkan dana segar dari bank dengan cara cepat dan gampang. Baik KMG maupuk KTA memiliki kelebihan dan kekurangan sebagaimana pernah dijelaskan di artikel-artikel sebelumnya.

KMG sering disebut juga sebagai kredit dengan agunan yaitu mengharuskan pemohon kredit memberikan jaminan seperti Pinjaman jaminan Sertifikat RumahPinjaman jaminan BPKB Mobil, atau Pinjaman jaminan BPKB Motor. Sementara KTA justru sebaliknya, KTA bisa memberikan pinjaman pada siapa pun meskipun tidak memberikan jaminan. Syaratnya si pemohon harus memenuhi semua persyaratan yang ditentukan KTA.

Perbedaan lainnya yang cukup kontras adalah KMG merupakan jalan pintas seseorang untuk mendapatkan kredit dalam jumlah besar yang biasanya digunakan untuk modal usaha atau membeli rumah. Sedangkan KTA justru diperuntukkan untuk kebutuhan dana yang tidak terlalu besar misalnya biaya pernikahan, biaya sekolah, bahkan biaya renovasi rumah, dan lainnya.

Meskipun berbeda dari segi jumlah dana dan jaminan, pemohon harus tetap mengeluarkan dana tambahan bila ingin mendapatkan kedua kredit tersebut. Biaya itu harus dilunasi sebelum pengambilan kredit. Terkadang pemohon cenderung ceroboh dan kurang informasi kalau harus menyiapkan dana untuk membayar ongkos-ongkos itu.

Nah, berdasarkan pengalaman pahit nasabah bank tersebut, Cermati mencoba memilah jenis-jenis biaya tambahan yang sering dibebani kepada pemohon kredit, baik KTA mau pun KMG. Penasaran? Yuk disimak.

1. Biaya Provisi

Biaya Provisi via ostregalaw.com

Pada awal pengajuan kredit, baik KTA maupun KMG, Anda akan dikenakan biaya provisi. Provisi adalah biaya balas jasa ke bank karena disetujuinya pinjaman. Ada yang bilangh biaya provisi ini hampir sama juga dengan biaya administrasi.

Biaya provisi dikenakan sebanyak satu kali di awal proses pengambilan kredit dengan memotong langsung dari dana pinjaman yang dicairkan bank. Ada juga bank yang tidak menerapkan biaya provisi pada pemohon kredit, tetapi mengenakan biaya administrasi yang cukup tinggi untuk pengurusan kredit tadi.

Besaran biaya provisi untuk KTA tergantung masing-masing bank. Biasanya sih sekitar 1 persen hingga 3,5 persen dari total kredit yang didapatkan. Sementara itu biaya provisi untuk KMG lebih rendah dibanding provisi untuk KTA. Besarnya antara 0,5 persen hingga 1,5 persen dari total pinjaman yang disetujui.

2. Biaya di Muka

Biaya di Muka via kiplinger.com

Yang dimaksud biaya di muka ini adalah biaya yang harus dibayarkan di luar cicilan. Jumlahnya tergantung pihak bank. Untuk KTA, biaya yang dibayar di muka adalah antara 1.5 persen hingga 5 persen dari total pinjaman.

Sementara untuk KMG, biaya dimuka ini ditetapkan berdasarkan persetujuan bank dan penerima kredit. Biasanya sih sekitar 1 persen dari total kredit yang didapat.

3. Biaya Bunga

Biaya Bunga via thebronxchronicle.com

Pihak bank seperti biasa akan menetapkan bunga pada kredit yang Anda minta. Besaran bunganya berbeda-beda, tergantung bank yang mengeluarkan kredit tersebut. Bunga yang dikenakan oleh KTA cukup tinggi yaitu antara 10 persen hingga 23 persen pertahunnya.

Tingginya bunga KTA ini dikarenakan KTA tidak meminta jaminan aset atau apapun dari pihak penerima kredit, sehingga risiko kerugian bank lebih besar

Oh ya, bunga yang berlaku pada KTA bersifat flat. Misalnya Anda meminjam KTA dengan bunga cicilan 23 persen pertahun, maka hingga cicilan Anda telah sedikit, bunga yang sama tetap berlaku.

Sementara bunga untuk KMG sekitar 9 persen hingga 12 persen pertahunnya alias lebih rendah dari KTA. Selama 6-12 bulan cicilan KMG itu memakai bunga fix, baru setelah itu bunganya fluktuatif alias disesuaikan dengan naik turunnya bunga yang ditetapkan oleh pihak Bank Indonesia.

Berbeda dengan KTA, besarnya bunga cicilan disesuaikan dengan cicilan yang tersisa.

Baca Juga: Mengenal KTA, Apa Keunggulan dan Kekurangannya?

4. Biaya Penalti

Pelunasan Lebih Cepat Bisa Dikenakan Penalti via blogspot.com

Biaya pinalti adalah biaya yang dikenakan bank bila pelunasan KTA atau KMG dipercepat sesuai dengan ketentuan masing-masing bank. Untuk KTA, biaya penalti ini mencapai 5 persen hingga 6 persen dari sisa tagihan KTA Anda.

Sementara untuk KMG, biaya penalti biasanya sesuai dengan kesepakatan antara bank dan penerima kredit. Ada bank bahkan yang tidak menetapkan biaya penalti.

5. Biaya Materai

Biaya Materai via kabarbisnis.com

Beberapa bank meminta pihak pengambil kredit untuk membayar materai. Dan itu berlaku udah KTA dan KMG juga. Namun ada juga bank yang murah hati dan membayarkan biaya materai, terutama untuk kredit jenis KMG.

6. Biaya Asuransi

Biaya Asuransi via blogspot.com

KMG menerapkan asuransi jiwa yang akan melindungi pihak penerima kredit. Bukan apa-apa secara tenornya cukup lama, ditambah jumlah pinjaman yang besar membuat bank tidak mau mengambil risiko bila yang menerima kredit meninggal dunia. Asuransi yang dipilih juga berdasarkan penunjukkan bank, alias bukan pilihan Anda yang akan diasuransikan.

Sementara untuk KTA, ada bank yang mengikutsertakan penerima kredit ke asuransi, dan ada pula yang tidak.

Baca juga: Ragam Biaya Tambahan KPR yang Sering Terabaikan

KTA Lebih Mahal

Dari sejumlah biaya yang ditarik saat pengambilan kredit, bisa dilihat bahwa ongkos tambahan pengambilan KTA lebih mahal dibanding KMG. Hal ini dikarenakan pengambil kredit tidak memberikan jaminan apa-apa terhadap kredit yang mereka ambil.

Sehingga disarankan bila ingin mengambil satu dari dua kredit di atas, Anda harus banyak mendapatkan informasi. Termasuk juga membandingkan mana bank yang memberikan bunga kredit terendah. Semakin cermat Anda, maka semakin kecil kemungkinan merugi.

Baca juga: 5 Manfaat KTA yang Membuatnya Banyak Digunakan Orang