Inilah Rahasia Memulai Bisnis Parkiran yang Menguntungkan

Banyaknya kendaraan saat ini membuat Anda kesulitan untuk bergerak bukan? Terlebih lagi ketika terjebak di dalam kemacetan yang panjang.

Tentu sangat melelahkan. Terkadang kemacetan ini terjadi karena banyaknya volume kendaraan yang parkir sembarangan. Membuat jalan yang sempit semakin sempit karena sesak dengan kendaraan yang parkir. Lagipula, kemacetan menjadi masalah yang cukup lama tidak pernah terselesaikan dan selalu dicarikan jalan keluar untuk permasalahan ini.

Untuk yang memiliki modal dan kemampuan berbisnis parkiran bisa loh mencoba bisnis yang cukup menguntungkan ini. Menguntungkan? Iya lah, bagaimana tidak, bisnis yang Anda jalani ini akan menghasilkan passive income jangka panjang selama tempat parkir ini memiliki banyak pengunjung.

Tidak percaya? Coba simak kutipan dari Cermati.com di bawah ini.

1. Kenapa harus bisnis parkiran?

Karena, bisnis parkiran motor atau mobil ini memiliki potensi yang besar untuk bisa meraup keuntungan yang banyak dalam waktu singkat. Selain itu untuk modal, hanya perlu menyiapkan lahan yang luas untuk tempat parkir.

Bisnis ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang. Rata-rata orang akan mencari penitipan sepeda atau mobil yang aman dan nyaman. Inilah mengapa bisnis parkiran menjadi bisnis yang tepat. Terlebih lagi jika Anda membuka lahan parkir di tempat yang strategis, ramai, dan banyak tempat wisata. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, apalagi khawatir akan sepi pelanggan.

Lihat saja sekarang, semakin banyak kendaraan bermotor di jalan raya. Pasti membuka bisnis parkiran akan selalu ramai dan menguntungkan.

Oleh sebab itu, kebanyakan orang akan menyebut bisnis lahan parkir adalah bisnis yang tidak pernah redup atau tidak ada matinya dan tidak akan basi meski tidak ada yang parkir. Tidak mengenal bangkrut dan rugi karena Anda hanya menyediakan lahan saja tanpa modal lainnya. Jika nanti memang sudah tidak sanggup mengelolanya sendiri, bisa meminta bantuan orang untuk mengelola lahan parkir.

Anda hanya perlu mengawasi dan duduk di belakang meja dengan penghasilan yang mengalir setiap harinya. Hal yang harus diketahui selanjutnya adalah, bisnis parkiran tidak membutuhkan banyak keahlian. Apalagi gelar sarjana. Anda hanya dituntut untuk bisa berhitung sedikit tentang dasar-dasar saja.

Baca Juga: Bisa Punya Penghasilan Tambahan Lewat Beberapa Website Menarik Berikut Ini

 

 

2. Kendala yang mungkin akan Anda hadapi

Namanya saja bisnis, semua pasti memiliki kelemahan atau kendala. Begitu juga bisnis parkiran. Ada beberapa kendala yang bisa saja Anda temui saat merintis bisnis parkiran. Contohnya:

Pencurian. Seorang pencuri pasti akan berusaha tetap mencuri meskipun keamanan parkiran sudah sangat optimal. Selalu saja mencari kesempatan untuk menjalankan misinya. Ada pencurian yang berkedok mengaku sebagai pemilik kendaraan tersebut, inilah yang sangat banyak kasusnya di Indonesia.

Sedikit saja kesalahan dalam koordinasi dan pengelolaan lahan, dengan cepat para pencuri ini akan beraksi. Maka, untuk mengantisipasinya harus ada penjagaan ketat dan koordinasi yang bagus antar karyawan parkir. Selain itu, pasang juga cctv atau alat keamanan yang lainnya. Supaya jika suatu saat terjadi pencurian, Anda bisa dengan mudah melacak dan menangkap pelakunya.

3. Coba pertimbangkan lagi

Meskipun bisnis parkiran merupakan bisnis yang sederhana tapi tetap membutuhkan pertimbangan yang matang ya. Pikirkan lagi apa yang harus disediakan untuk memulai bisnis parkiran ini.

Pertama, lahan yang luas. Kedua, modal untuk renovasi, membuat pagar keliling, tempat yang nyaman serta aman, dan menyediakan fasilitas lain seperti toilet dan juga mushola. Ini akan menambah omset Anda nantinya.

Siapkan kartu atau karcis yang memiliki logo bisnis Anda untuk mencegah pemalsuan karcis. Semua ini dilakukan untuk memudahkan dan meminimalisir kejahatan.

Baca Juga: Mie Samyang, Alat Bisnis Paling Ampuh untuk Peluang Usaha Kuliner Pedas

 

4. Siapkan modal

Ini adalah perhitungan secara umum dan kasar untuk membangun sebuah bisnis parkiran. Investasi awal dan juga modal yang harus dikeluarkan.

Modal dan investasi ini bisa saja langsung balik modal jika bisnis parkiran mendapat pelanggan yang banyak dalam waktu yang dekat. Namun, jangan terlalu fokus pada perkiraan yang dicatat di bawah ini.

Faktanya, mungkin Anda akan menemukan perbedaan yang banyak dengan pengeluaran aslinya.

  • Analisa modal awal

Penyewaan lahan selama satu tahun : Rp 25.000.000

Biaya renovasi : Rp   5.000.000

Plang nama bisnis Anda : Rp     500.000

Kartu atau karcis penitipan : Rp     300.000

Lampu penerang : Rp     300.000

Peralatan tulis (pulpen, stempel, dll) : Rp     100.000

Total modal awal : Rp 32.200.000

  • Biaya operasional bulanan

Gaji karywan dan uang makan (5 orang) : Rp   8.000.000

Biaya rutin (listrik, air, dan lain-lain) : Rp      300.000

Total biaya operasional : Rp   8.300.000

  • Perkiraan jangka waktu untuk balik modal

Perkiraan penghasilan setiap bulan untuk kendaraan roda dua (motor)

Rp 2.000 x 100 motor x 30 hari = Rp   6.000.000

Perkiraan penghasilan setiap bulan untuk kendaraan roda empat (mobil)

Rp 10.000 x 30 mobil x 30 hari = Rp   9.000.000

Total penghasilan setiap bulan

Rp 6.000.000  + Rp 9.000.000 = Rp 15.000.000

Laba penghasilan setiap bulan

Rp 15.000.000  - Rp 8.300.000 = Rp   6.700.000

Jangka waktu untuk bisa balik modal

Rp 32.200.000 :  Rp 6.700.000 = 5 bulan

Jadi Anda akan membutuhkan waktu selama lima bulan untuk bisa balik modal. Cukup singkat ya.

*Sumber simulasi: www.imersmuda.com

Terus kembangkan bisnis Anda

Apapun yang terjadi, saat sudah memulai bisnis ini Anda harus totalitas dalam menjalankannya. Terus kembangkan dan kalau bisa, Anda buka warung kecil-kecilan sekadar tempat nongkrong dan menambah omzet nantinya. Penghasilan dari warung juga bisa sangat menguntungkan loh.

Baca Juga: Menyulap Rumah Menjadi Penginapan Sederhana