Penting! Pahami dan Terapkan Analisis SWOT dalam Bisnis Biar Sukses

Merencanakan bisnis dengan maksimal merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun bisnis yang sukses. Perencanaan yang matang akan memungkinkan kamu mempelajari berbagai hal penting dalam bisnis, termasuk berbagai kendala yang mungkin dihadapi. Untuk urusan yang satu ini, kamu tidak bisa melupakan analisis SWOT yang sejak dulu memang banyak digunakan dalam perencanaan bisnis.

Analisis SWOT merupakan teknik perencanaan strategi bisnis melalui analisis yang menggunakan beberapa dasar, yakni: Strengths (kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan juga Threats (ancaman). 

Dengan kata lain, analisis SWOT ini akan membantu para pebisnis untuk mengelola kekuatan, kelemahan, peluang dan berbagai ancaman di dalam bentuk data yang tertata rapi. 

Hal ini akan memungkinkan semua orang yang berkepentingan dengan bisnis tersebut dapat melihat serta memahami berbagai data ini dengan mudah dan jelas. Simak ulasan lengkapnya mengenai SWOT berikut ini!

Faktor-faktor yang digunakan dalam Analisis SWOT


Analisis SWOT

Pada penerapan Analisis SWOT ini, dikenal 2 faktor yang lazim digunakan, yakni:

1. Faktor internal

Yang dimaksud dengan faktor internal adalah berbagai data yang didapatkan dari kegiatan analisis yang dilakukan pada bagian internal perusahaan. Yang termasuk dalam faktor internal pada analisis SWOT adalah Strength (kekuatan) dan juga Weakness (kelemahan).

  •   Strength (S)

Strength merupakan berbagai komponen yang bisa memberikan nilai lebih atau keuntungan dalam bisnis yang dijalankan, jika dibandingkan dengan bisnis serupa lainnya di pasaran.

  •   Weakness (W)

Weakness merupakan berbagai komponen yang menjadi kelemahan dari bisnis tersebut.

2. Faktor eksternal

Faktor internal ini merupakan berbagai data yang didapatkan dari pihak luar perusahaan, di mana untuk mendapatkannya kamu tentu akan membutuhkan bantuan ataupun pendapat dari pihak luar perusahaanmu tersebut. 

Misalnya: hasil kuesioner yang dibagikan kepada para calon pelanggan bisnis kamu. Yang termasuk dalam faktor eksternal ini adalah Opportunities (peluang) dan juga Threats (ancaman).

  • Opportunities (O)

Opportunities merupakan komponen yang bisa digunakan untuk melihat dan memahami berbagai peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis kamu. 

  • Threats (T)

Threats merupakan komponen yang bisa dimanfaatkan untuk melihat berbagai ancaman atau kendala yang mungkin terjadi di dalam bisnis.

Manfaat Analisis SWOT

Meski menjalankan bisnis tanpa rencana banyak dijadikan sebagai pilihan oleh para pebisnis, namun hal tersebut tentu akan memberikan resiko kegagalan yang lebih besar. 

Merencanakan bisnis dengan matang sejak awal adalah langkah terbaik, di mana kamu memiliki gambaran ke mana dan bagaimana kelak bisnis tersebut akan berjalan.

Analisis SWOT sendiri akan membantumu untuk merencanakan bisnis dengan lebih baik dan matang. Ini merupakan sebuah strategi yang bisa membuat kamu melihat bisnis secara keseluruhan, bahkan sebelum memulainya secara nyata. 

Kamu akan memahami kelebihan dan kekurangan bisnis tersebut, sehingga kamu memiliki peluang untuk memperbaikinya dalam perencanaan yang lebih matang.

Secara garis besar, analisis SWOT ini bisa menjadi acuan dalam menentukan visi dan misi bisnis. Kamu bisa menjadikannya sebagai proposal bisnis kepada calon rekan atau investor bisnis, sehingga mereka lebih mudah melihat rencana bisnis tersebut secara keseluruhan. Selain itu, analisis ini juga akan membantu menentukan skala prioritas di dalam bisnis yang akan dijalankan.

Baca Juga: Peluang Bisnis Menguntungkan, Begini Cara Sukses Memulai Bisnis Cuci Mobil dan Motor

Tips Membuat Analisis SWOT


Analisis SWOT

Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang perlu dilakukan saat menyusun analisis SWOT:

1. Kumpulkan semua pihak yang terlibat

Untuk menyusun analisis SWOT ini, kamu harus mengumpulkan semua pihak yang akan terlibat dalam bisnis. Hal ini akan memungkinkan kamu mendapatkan hasil analisis yang efektif dan tidak bersumber dari satu orang saja. 

Ada beberapa pihak yang perlu dilibatkan dalam penyusunan ini, seperti: pimpinan atau pemilik perusahaan, karyawan, dan yang lainnya.

2. Buat pertanyaan berdasarkan masing-masing komponen SWOT

Langkah selanjutnya yang perlu dilakukan adalah menyusun pertanyaan berdasarkan masing-masing komponen SWOT. Hal ini tentu harus dilakukan dengan mendengarkan pendapat dari setiap orang yang ikut serta membuat analisis tersebut.

Berikut ini adalah beberapa contoh pertanyaan yang lazim dipakai dalam analisis SWOT:

Strength (S)

  • Apa keunggulan bisnis?
  • Apa keunikan bisnis?
  • Apa yang akan membuat bisnis sukses di pasaran?

Weakness (W)

  • Apa yang dibutuhkan bisnis untuk berkembang?
  • Apa saja kelemahan dari tim kerja?
  • Apa yang bisa menimbulkan kerugian dalam bisnis?

Opportunities (O)

  • Apakah ada peluang perkembangan pasar dalam bisnis?
  • Apakah bisnis bisa mengikuti trend di pasaran?
  • Bagaimana peluang bisnis kedepannya?

Threats (T)

  • Apa bisnis memiliki banyak kompetitor di pasaran?
  • Bisakah supplier memasok bahan baku untuk jangka panjang?
  • Apakah bisnis bisa mengikuti perkembangan teknologi?

3. Kumpulkan semua jawaban dari orang yang terlibat

Jika semua pertanyaan di atas telah dijawab, maka kamu harus mengumpulkan jawaban dari setiap orang yang terlibat dalam penyusunan analisis SWOT tersebut. Lalu mulailah mengelompokkan poin-poin yang sama dan tentukan peringkat untuk setiap pertanyaan tersebut. 

Hal ini bisa dilakukan dengan teknik pemungutan suara, sehingga kamu bisa memilah apa saja saran yang harus dijadikan sebagai prioritas. Dalam proses ini, kamu dan tim mungkin saja akan melakukan perdebatan, jadi siapkan diri menjadi moderator.

Baca Juga: Tips Membangun Bisnis Menjadi Sukses dari Metode Ikigai

4. Tentukan strategi kombinasi SWOT

Setelah semua langkah di atas, maka kamu sudah bisa mengelompokkan berbagai poin pada setiap komponen di atas. Hal ini akan memudahkanmu untuk menentukan gambaran tentang rencana bisnis dengan lebih mudah. Berikut ini adalah beberapa kombinasi komponen SWOT yang dapat dijadikan sebagai gambaran:

  • Strength – Opportunity (S-O)

Kombinasi ini menunjukkan bahwa bisnis memiliki cukup banyak kekuatan dan peluang untuk berkembang. Kamu bisa memaksimalkan aktivitas penjualan dan juga promosi untuk mendapatkan hasil maksimal.

  • Strength – Threats (S-T)

Kombinasi yang satu ini menunjukan jika bisnis kamu punya cukup banyak kekuatan internal, namun justru memiliki banyak ancaman dari eksternal perusahaan (kompetitor). Dalam kondisi seperti ini, melakukan diferensiasi yang memungkinkan bisnis menjadi berbeda dari kompetitor adalah solusinya.

  • Weakness – Threats (W-T)

Kombinasi ini menunjukkan jika bisnis punya kelemahan di bagian internal dan sekaligus memiliki banyak ancaman dari eksternal perusahaan. Kamu bisa mengambil langkah defensif untuk mengontrol keadaan, termasuk dengan mengelola kelemahan perusahaan untuk meminimalisir berbagai ancaman eksternal.

  • Weakness – Opportunity (W-O)

Kombinasi ini menunjukkan jika bisnis memiliki kelemahan, namun tetap masih punya peluang untuk berkembang. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan turn around yang memungkinkan bisnis tersebut menjadi lebih kuat lagi. Misalnya: mengembangkan produk baru, berinovasi, dan yang lainnya.

Lakukan Analisis SWOT dengan Cara Tepat

Bagi kamu yang sedang merencanakan sebuah bisnis, pastikan menggunakan analisis SWOT dalam bisnis tersebut. Metode ini akan memberikan kamu gambaran yang jelas terkait bisnis tersebut, termasuk kelemahan dan kelebihannya. Lakukan analisis SWOT dengan cara yang tepat, agar kelak bisnis benar-benar bisa berkembang secara maksimal.

Baca Juga: 10 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Hijab Online