Inilah Daftar Kue Imlek beserta Maknanya

Imlek adalah hari yang selalu dinanti dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan perhelatan, baik bagi yang merayakannya maupun tidak. Selain momentumnya yang hanya terjadi setahun sekali, adanya tradisi serta perayaan khas yang meriah menjadi alasan mengapa suasana Imlek terasa begitu menarik. 

Bagaimana tidak, di event tahunan seperti ini masyarakat bisa menikmati beragam sajian pertunjukan seni dan hiburan khas Tionghoa yang unik. Suasana hangat dan kebersamaan yang dihabiskan bersama keluarga juga menjadi salah satu hal yang wajib dilakukan di tengah perayaan Imlek.

Nah, berbicara tentang perayaan dan berkumpul bersama keluarga, tak lengkap rasanya jika tak membahas aneka kudapan dan kue khas Imlek. Hidangan yang biasanya hanya ada ketika perayaan Imlek ini tentu dapat membuat suasana perayaan tersebut menjadi lebih hidup. Apalagi bagi masyarakat Tionghoa, kudapan dan kue tersebut memiliki filosofi dan arti penting yang menjadi lambang terhadap kehidupan mereka di tahun yang baru. 

Lalu, apa saja kudapan dan kue yang wajib hadir saat perayaan Imlek? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Rekomendasi Hampers Imlek 2022, dari Angpao Hingga Emas

10 Kue Imlek dan Maknanya

  1. Kue Keranjang Imlek

    Kue pertama yang wajib hadir dan sangat identik dengan perayaan Imlek tentu saja kue keranjang atau masyarakat Tionghoa biasa menyebutnya Nian Go. Disebut kue keranjang karena bentuknya hampir mirip keranjang yang berukuran kecil. 

    Kue ini rasanya manis dan bertekstur mirip seperti dodol garut. Kue ini dibuat dari bahan beras ketan, tepung gandum, gula merah, serta garam. Umumnya dibuat dengan ukuran sedang cenderung kecil, dengan maksud agar lebih mudah ketika menyantapnya. 

    Bagi masyarakat Tionghoa, memakan kue keranjang di saat Imlek memiliki arti tersendiri, yaitu harapan yang besar untuk kehidupan yang lebih baik serta hidup rukun bersama keluarga. Cara penyajiannya pun berbeda, yaitu, disusun secara bertumpuk. Setiap tumpukan memiliki arti tersendiri, seperti, melambangkan pendapatan, posisi, kehidupan, serta pertumbuhan anak yang lebih baik dari tahun sebelumnya. 

  2. Moon Cake

    Satu lagi kue yang sangat identik dengan perayaan Imlek apalagi kalau bukan moon cake atau kue bulan. Jenis kue ini berbentuk bulat berukuran kecil yang mana di dalamnya terdapat berbagai macam isian seperti kacang merah, biji teratai, jujube, dan beberapa jenis kacang lainnya. 

    Hal yang membuat kue Imlek ini begitu khas adalah desain luarnya yang mana di bagian atas kue terdapat dekorasi tulisan Tionghoa yang berarti ‘panjang umur’. Itulah alasan mengapa masyarakat Tionghoa percaya dengan memakan kue ini saat perayaan Imlek dapat menjadi harapan umur mereka akan lebih panjang. 

    Meskipun sangat identik dengan Imlek, saat ini moon cake bisa kamu dapatkan dengan mudah di luar perayaan Imlek. Harganya memang cukup mahal, tapi patut dicoba jika sewaktu-waktu kamu rindu sajian manis khas Imlek yang satu ini.

  3. Nuo Mi Fan

    Sumber: food52.com

    Tak seperti dua jenis kue khas Imlek yang telah disebutkan sebelumnya, Nuo Mi Fan mungkin terdengar asing di telinga. Bukan berupa hidangan utama, kudapan yang satu tergolong side dish yang terbuat dari ketan. Sebutan lainnya dari hidangan ini adalah sticky rice-nya orang Tionghoa. 

    Dibuat dengan cara menanak beras ketan dengan campuran kaldu serta daging babi dan sayuran membuat cita rasa hidangan ini cenderung gurih. Tampilannya memang seperti nasi goreng, tapi ketika dirasakan akan sangat jauh berbeda karena menggunakan beras ketan. Dengan menikmati hidangan ini, masyarakat Tionghoa percaya mereka akan hidup rukun, harmonis, dan kompak antar sesama keluarga. 

  4. Manisan Segi Delapan

    Sesuai dengan namanya, hidangan yang satu ini memiliki bentuk segi delapan dan paling banyak digemari oleh anak-anak. Manisan yang disajikan saat Imlek ini terbuat dari berbagai jenis buah-buahan maupun biji-bijian. Cara menghidangkannya pun diletakkan pada wadah dengan bentuk bunga teratai dengan jumlah kelopak delapan yang disebut tray of togetherness.

    Wadah berbentuk kelopak teratai tersebut ternyata memiliki arti tersendiri bagi orang Tionghoa. Dalam kepercayaan mereka, teratai memiliki arti kesuburan sedangkan angka delapan berarti keberuntungan yang tak pernah putus. 

    Tak hanya itu, buah-buahan maupun biji-bijian yang digunakan sebagai bahan pembuatan manisan pun tak boleh sembarangan. Lebih dari itu, buah dipilih karena memiliki arti tersendiri, di antaranya:

    • Leci melambangkan ikatan keluarga yang kuat.
    • Jeruk melambangkan kemakmuran.
    • Melon melambangkan kesehatan.
    • Kelapa kering melambangkan persahabatan.
    • Kacang tanah melambangkan umur yang panjang.
    • Semangka melambangkan kebahagiaan dan kejujuran.
    • Biji teratai memiliki lambang kesuburan.
  5. Kue Mangkuk

    Bagi masyarakat Indonesia, kue ini tentu tak lagi asing karena bentuknya hampir menyerupai bolu kukus. 

    Hal yang membuatnya terasa berbeda adalah warna dari kue mangkuk yang mana lebih dominan berwarna pink muda. Ternyata, warna tersebut memiliki arti yang begitu dalam. Bagi masyarakat Tionghoa, warna pada kue mangkuk tersebut melambangkan rezeki yang berlimpah sepanjang tahun. 

    Jika ingin menikmati kue ini, kamu tak perlu menunggu saat perayaan Imlek saja. Pasalnya, saat ini kue tersebut pun cukup mudah ditemukan di banyak toko kue yang ada di sekitarmu. Jadi, tertarik untuk mencobanya?

  6. Lapis Legit

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa kue lapis legit merupakan salah satu sajian kue khas Imlek. Bagi masyarakat Tionghoa, kue ini biasanya disajikan bersama teh hangat dan dinikmati saat sore hari sebagai teman mengobrol bersama keluarga. Konon katanya, mereka percaya bahwa kue ini dapat membawa keberuntungan dan kekayaan yang berlimpah. 

    Untuk mendapatkannya pun sangat mudah karena kue ini sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, kamu bisa menikmatinya dalam berbagai varian rasa seperti coklat, pandan, keju, dan lain sebagainya.

  7. Kue Ku

    Jenis kue Imlek lain yang bisa kamu temukan saat merayakan hari raya tersebut adalah kue ku atau kue tok. Kue ini begitu khas karena bentuk dan warna merahnya yang mencolok. Apalagi isian kacang hijau halusnya yang gurih dan manis, menjadikan kue ini begitu digemari oleh banyak orang.

    Dalam kepercayaan Tionghoa, kue ku melambangkan kemakmuran. Bagi siapa saja yang menyantapnya saat Imlek, dipercaya akan mendapatkan kebaikan dan keberuntungan di tahun selanjutnya. 

  8. Jeruk Mandarin

    Tak melulu soal hidangan kue Imlek yang manis dan legit, perayaan tersebut juga identik dengan jeruk mandarin atau yang lebih akrab disebut jeruk santang. Jenis jeruk yang satu ini berwarna oranye dan berukuran kecil. Meskipun begitu, rasanya juga masih sangat manis dan menyegarkan. 

    Jeruk ini memang sangat mudah ditemukan saat masa perayaan Imlek. Kamu bisa mendapatkannya di berbagai pusat perbelanjaan maupun pasar. Untuk harganya memang sedikit lebih mahal dari jeruk lokal pada umumnya, tapi tetap layak dibeli karena mungkin hanya muncul satu tahun sekali. 

    Masyarakat Tionghoa sendiri memiliki kepercayaan bahwa jeruk dapat membawa keberuntungan untuk kehidupan mereka di tahun yang baru. Tak hanya itu, ada pula anggapan bahwa jeruk melambangkan kesejahteraan yang berlimpah sehingga sering kali disantap saat perayaan Imlek.

  9. Dumpling

    Sebenarnya, jenis sajian yang satu ini tak hanya bisa dinikmati ketika perayaan Imlek. Akan tetapi, kehadiran dumpling saat Imlek semakin membuat suasana momen tersebut menjadi semakin lengkap. Pasalnya, makanan ini pasti disukai oleh semua anggota keluarga. 

    Apalagi dalam kepercayaan Tionghoa, memakan dumpling ketika merayakan Imlek dapat membawa keberuntungan dan kemakmuran di tahun yang baru. Bentuk dumpling yang mirip dengan mata uang Tiongkok kuno juga dipercaya dapat membawa rezeki yang berlimpah. 

    Biasanya, sajian dumpling ini terbuat dari kulit tipis yang isinya daging babi cincang bercita rasa gurih. Untuk memakannya, kudapan ini biasanya disajikan bersama cocolan khas yang terbuat dari kecap asin bercampur jahe. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini dumpling tak melulu berisi daging babi cincang, melainkan ada juga yang berisi ayam atau udang. 

  10. Telur Rebus dalam Teh

    Sumber: bobo.grid.id

    Hidangan lain yang mungkin kamu temui ketika merayakan Imlek adalah olahan telur rebus dalam teh. Jadi, telur akan direbus dalam air rendaman teh dan kecap asin sampai matang. Kemudian, ketika diangkat telur akan berubah warna menjadi hitam.

    Untuk rasanya cukup unik memang, gurih dan cenderung asin dengan cita rasa teh yang cukup pekat. Tapi, makanan ini juga tetap nikmat untuk disantap bersama kudapan Imlek yang lainnya. Masyarakat Tionghoa percaya hidangan ini menjadi lambang dari kesuburan. 

Baca Juga: 11 Tradisi-Tradisi Unik Saat Imlek

Imlek Tak Lengkap Rasanya Tanpa Kudapan yang Juga Menjadi Lambang Harapan dan Doa

Perayaan Imlek tentu kurang meriah tanpa adanya beberapa kudapan yang khas di atas. Menjadi lambang dan filosofis tertentu, kudapan yang ada pada perayaan Imlek tentu sekaligus menjadi doa dan harapan untuk menyambut tahun selanjutnya. Nah, dari deretan kue khas Imlek tersebut, manakah yang menjadi favoritmu?

Baca Juga: Biar Imlek Makin Seru, Yuk Nonton 8 Film Imlek Pilihan ini Bareng Keluarga