Raup Untung dari Momen Natal dengan Bisnis Ini

Wah, sudah bulan Desember ya ternyata. Pantas saja mal-mal dihiasi ornamen-ornamen yang biasa dipakai untuk menyambut hari Natal. Mulai dari pohon cemara yang berhiaskan lampu kelap-kelip, boneka salju dengan hidung wortelnya, pajangan berupa rangkaian daun, sampai kereta salju Sinterklas yang ditarik rusa.

Semuanya terpajang di sisi-sisi yang mudah terlihat. Belum lagi ditambah dengan diskon-diskon yang terpampang di etalase toko yang membuat orang tertarik untuk berbelanja. Momen Natal ini benar-benar dimanfaatkan untuk meraup untung ya.

Bicara soal untung, Anda pun juga bisa meraup untung dengan memanfaatkan momen Natal. Memang bulan Desember ini adalah waktunya menjelang tutup tahun. Namun, bukan berarti Anda menutup peluang untuk mendulang untung. Sudah umum kalau kebanyakan orang tak mau melewatkan momen berharga semisal hari raya tanpa belanja.

Terlebih bagi yang menerima penghasilan tiap bulannya, ada Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan diterima beberapa hari sebelum hari raya. Dengan tunjangan tersebut, mereka membelanjakan apa saja demi memeriahkan momen berharga bersama keluarga dan orang-orang yang dicintai.

Tapi, bisnis apa yang pas dengan momen Natal? Tenang, ada beberapa ide bisnis yang bisa Anda ciptakan dan tentunya menghasilkan untung. Apa saja itu? Ini dia bisnis-bisnis yang bisa digunakan untuk meraup untung dari momen Natal.

1. Bisnis Parsel / Hampers Natal

 Ilustrasi hamper Natal

Permintaan parsel dan hampers diproyeksikan bakal laris manis menjelang Natal. Isinya beragam mulai dari makanan ringan seperti biskuit, kue kering, buah-buahan dan minuman, pernak-pernik alat rumah tangga hingga vitamin serta alat-alat protokol kesehatan guna melindungi diri dari virus Corona.

Dalam penyajian atau kemasan parsel dan hamper, Anda harus mengunakan kreativitas, ciptakan kemasan dan susunan isi parsel semenarik dan sekreatif mungkin. Agar banyak yang suka dan membeli parsel dan hampers dari Anda.

Buatlah bingkisan parsel atau hamper Natal kekinian yang personal dan berbeda. Orang akan menyukai hal-hal yang unik dan berbeda dari yang sudah ada.

Tips: Perbesar potensi untung dari bisnis parsel Natal dengan cara menekan biaya membuat parsel. Carilah bahan-bahan dengan harga murah untuk membuat parsel. Efisiennya, Anda bisa belanja via online dan memanfaatkan internet untuk mencari bahan, cek harga, dan belanja.

Lalu, jangan lupa dibandingkan harga antara penjual yang satu dan penjual yang lain. Namun, kalau Anda ingin belanja bahan parsel secara offline, belanjanya jangan tanggung-tanggung, belilah dalam jumlah grosir atau lusinan agar mendapatkan harga yang lebih murah daripada membeli satuan.

Baca Juga: Bisnis Menguntungkan, Ini 4 Tips Membuka Bisnis Mie

2. Bisnis Kue Natal


Kue Natal

Nah, yang satu ini sudah jelas banyak yang suka dan banyak dicari. Kue selalu hadir dalam banyak perayaan, tidak terkecuali saat Natal. Setiap tamu yang berkunjung, baik sanak saudara maupun sahabat, pastinya akan disuguhkan kue oleh tuan rumah.

Kue natal beragam mulai dari kue kering manis, kue bawah, kue coklat, atau kue kering asin. Beragam jenis dan rasa kue ini bisa menjadi bisnis sampingan yang diproyeksikan akan laris manis menjelang Natal tahun ini.

Tips: Utamakan kualitas dalam membuat kue Natal. Walaupun bisnis kue, seperti yang Anda ketahui, sudah menjamur, tetapi kue-kue natal yang dijual tidak semuanya enak dimakan. Artinya, untuk berbisnis kue ini, Anda harus mengutamakan kualitas dan memberikan harga yang sesuai dengan kualitas kue yang Anda jual.

Pembeli akan cenderung memilih kue yang enak walaupun harganya agak mahal ketimbang kue murah, tapi rasanya tidak enak. Jangan lupa selain rasa yang enak, Anda juga harus pintar berkreasi dalam mengemas kue-kue Natal Anda semenarik mungkin.

3. Bisnis Pernak-Pernik Natal

Pernak-Pernik Natal 

Sama seperti bisnis kue yang menjamur, bisnis pernak-pernik Natal juga demikian. Potensi untung bisnis pernak-pernik natal ini cukup positif, bisa dibilang peminatnya tidak akan susut.

Ragam pernak-pernik natal kian beragam dan unik, mulai dari pohon natal, ornamen-ornamen untuk pohon natal, hiasan rumah, hiasan kamar, hiasan kantor, hiasan sekolah hingga hiasan natal untuk di kafe-kafe.

Ya, berkreasilah dan melihat peluang apa kiranya pernak-pernik natal yang bisa Anda modifikasi, dibuat lebih menarik lalu dijual kembali, atau Anda juga bisa menciptakan pernak-pernik baru dari desain Anda sendiri. Misalnya, boneka Santa Claus, casing handphone, hiasan rumah seperti sarung bantal sofa hingga alas meja beriaskan hiasan Natal.

Tips: Umumnya, orang sering menomorsatukan harga dalam memilih barang. Pasang harga yang kompetitif untuk pernak-pernik Natal yang Anda jual. Ingat, walaupun memberi harga yang terbilang murah dibanding kompetitor, selalu perhatikan kualitas pernak-pernik barang dagangan Anda. Berkreasilah dan jagalah kualitas barang Anda agar pelanggan senang dengan membeli barang Anda.

4. Bisnis Katering


Katering Natal

Bisnis katering juga bakal laris manis menjelang Natal. Percaya atau tidak rata-rata orang lebih suka membeli masakan yang siap saji dan siap untuk dihidangkan pada perayaan Natal, jika tidak ada waktu untuk memasak sendiri. Apabila Ada berminat membuka bisnis katering menjelang natal, Anda bisa menjual menu-menu khas natal.

Ingat, menu katering Natal itu berbeda dengan menu makanan pada hari biasa. Dengan kata lain, hidangan yang tersaji, umumnya, merupakan hidangan khas daerah. Misalkan, orang Batak yang merayakan Natal pasti tak akan lupa menyediakan menu Ayam Gota, atau orang Manado yang akan menjadikan menu Paniki sebagai santap pada hari Natal. Di sinilah Anda menjadikan kebolehan dalam memasak menu khas daerah sebagai bisnis.

Tips: Dalam berbisnis makanan, hal pentingnya adalah rasa masakan yang Anda jual. Perhatikan rasa dan kualitas masakan Anda agar bisnis katering Anda makin laris manis, tidak hanya menjelang natal saja. Selain itu, belajarlah untuk kreatif dan mencoba berinovasi dengan menciptakan menu-menu baru dan memberikan nama unik.

5. Bisnis Terompet dan Kembang Api


Bisnis terompet dan kembang api

Natal makin semarak dengan terompet dan kembang api. Pas dinyalakan saat malam Natal. Tak heran bila kembang api maupun terompet banyak dicari menjelang Natal. Peluang bisnis menjanjikan karena permintaan kedua barang ini akan meningkat hingga tahun baru.

Untuk berbisnis terompet, Anda bisa membuatnya sendiri. Dibantu oleh keluarga atau para tetangga untuk memproduksi dalam jumlah banyak. Sementara untuk kembang api, Anda dapat membelinya dari suplier atau distributor.

Tips: Untuk membuat terompet sendiri, pakai saja barang-barang bekas dan murah, seperti botol plastik, kertas karton, dan lainnya. Sedangkan untuk bisnis kembang api, beli saja di suplier atau distributor yang menjual secara grosiran. Harganya lebih murah, sehingga bisa dijual lagi dengan marjin yang sesuai keinginan.

Baca Juga: 26 Bisnis Online Menjanjikan

6. Bisnis Pakaian


Bisnis pakaian

Sama seperti Hari Raya Idul Fitri, perayaan Natal juga tidak lengkap tanpa baju baru. Jadi peluang bisnis pakaian terbuka lebar. Kamu bisa menawarkan baju-baju bertemakan Natal atau dress untuk menghadiri acara Natal. Kalau laris manis kan lumayan, kamu dapat melanjutkan usaha ini seterusnya, tidak hanya memanfaatkan momen Natal saja.

Tips: Kamu bisa menjadi reseller pakaian dari suplier tertentu. Jika kamu tidak punya toko, jual saja lewat online di media sosial atau melalui e-commerce sehingga tak perlu menyewa lapak dengan harga mahal. Cara lainnya, kalau kamu punya gaun atau baju-baju cantik, buka saja bisnis sewa pakaian dengan harga murah.

7. Bisnis Kartu Ucapan Natal


Bisnis Ucapan Kartu Natal via sites.google.com

Satu lagi bisnis yang pas menjelang Natal dan mendatangkan keuntungan, adalah bisnis kartu ucapan. Kalau kamu jago desain, manfaatkan keahlianmu untuk mendulang rezeki. Meskipun ada layanan chatting, SMS, email, video call, tidak dipungkiri jika masih banyak orang yang menggunakan kartu ucapan untuk memberi ucapan Natal.

Tips: Buka bisnis kartu ucapan yang sesuai dengan tema atau permintaan konsumen. Kamu bisa menggunakan perangkat komputer, printer di rumah untuk berbisnis ini. Jadi bisa menghemat bujet. Untuk pemasarannya, bisa lewat media sosial.

8. Bisnis Mainan Anak


Bisnis mainan anak

Momen Natal selalu disambut suka cita oleh anak-anak. Karena di hari Natal, mereka akan menerima kado dari orangtua dan saudara. Biasanya isinya berupa mainan yang memang diinginkan anak. Ada peluang bisnis mainan yang menjanjikan menjelang Natal dan Tahun Baru. Kamu dapat melirik bisnis ini untuk menangguk keuntungan. 

Tips: Dengan modal sekitar Rp5 juta-10 juta, kamu sudah bisa berjualan mainan anak. Jual mainan yang variatif agar lebih banyak pilihan bagi konsumen. Supaya mendapatkan harga murah, kamu dapat membeli mainan anak di agen atau distributor besar. 

9. Bisnis Masker Kain

Ilustrasi Masker Kain

Di tengah pandemi dan perayaan Natal, bisnis masker kain bisa menjadi peluang yang bagus. Terlebih, sekarang masker sudah menjadi hal wajib yang harus dimiliki semua orang dan wajib dipakai selama aktivitas keluar rumah di musim pandemi Covid-19.

Untuk memulai bisnis masker kain, pastikan Anda mengetahui syarat masker kain yang baik sehingga nantinya produk yang dipasarkan bisa laris manis dan berfungsi bagus dalam mengurangi penyebaran COVID-19.

Tips: Buatlah masker kain dengan tema-tema natal seperti pohon natal, santa claus hingga kue-kue natal. Upayakan supaya masker kain dari toko Anda punya ciri khas unik yang memberikan kenyamanan dan kepuasan bagi yang memakainya.

10. Bisnis Jasa Dekorasi Natal

Menghias rumah hingga pohon natal memang sudah menjadi tradisi keluarga kristiani menjelan natal. Akan tetapi, pekerjaan atau bisnis yang padat membuat tak punya waktu untuk menghias rumah. Alhasil, natal terlihat dekorasi ala kadarnya saja. Nah, ini tentunya bisa menjadi peluang bisnis untuk menerima jasa dekorasi natal, mulai dari ruangan rumah, halaman hingga pohon natal.

Kamu bisa memulai bisnis jasa dekorasi ini dengan mengumpulkan contoh-contoh tema dekorasi natal yang menarik, kemudian mengumpulkan pernak-pernik natal. Jika sudah lengkap, kamu bisa promosikan bisnismu dengan kerabat atau saudara hingga media sosial.

Tips: Untuk mendapatkan banyak pelanggan, pastikan kamu memberikan harga promo jasa dekor yang menarik dengan pelayanan yang terbaik tentunya.

11. Bisnis Jasa Fotografi

Namanya momen natal pastinya tak lengkap jika tidak diabadikan. Hal ini membuat bisnis jasa fotografi sangat menggiurkan. Dengan adanya jasa fotografi, tentunya akan membuat hasil foto di momen natal lebih bagus. Selain foto, kamu sekaligus bisa memberikan paketan edit dan cetak foto dengan berbagai ukuran, baik di album atau bingkai.

Tips: Buat contoh beberapa foto dan paketan harga foto per jam atau harian. Siapkan satu tim dengan 2 atau 3 orang agar pengerjaan foto bisa lebih maksimal.

Kurang Modal Bisnis? Inilah Solusinya


Tak Usah Pusing Memikirkan Kurangnya Modal Kalau Ada KTA

Kadang-kadang setelah dihitung-hitung, dana yang diperlukan sebagai modal bisnis lumayan besar. Syukurlah jika simpanan uang yang dimiliki mencukupi sebagai modal bisnis.

Bagaimana kalau modalnya kurang? Inilah yang jadi kendala bagi sejumlah orang dalam memulai bisnis. Kurangnya modal bisnis jangan sampai membuat cita-cita mempunyai bisnis sendiri kandas alias cuma sebatas ide.

Nah, jika mengalami hal ini, ada baiknya Anda melirik KTA sebagai solusinya. Kenapa? Di samping merupakan pinjaman yang disediakan bank, bunga yang ditawarkan KTA terbilang ringan dan tenor pembayaran cicilannya terbilang lama. Dengan plafon pinjaman hingga Rp200 juta, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan bunga mulai dari 0,89% dan tenor pembayaran cicilan hingga 60 bulan.

Ambil contoh misalkan Anda butuh modal Rp60 juta untuk membuka bisnis. Sialnya Anda hanya memiliki Rp30 juta. Jika menggunakan KTA untuk menutupi kekurangannya, Anda cukup membayar cicilan sebesar Rp767 ribu per bulan dengan tenor pembayaran selama 60 bulan yang bunganya 0,89%. Bagaimana? Nilai cicilan KTA ekonomis, bukan?

Pilihlah Bisnis yang Cocok dan Jalankan dengan Optimal

Dari beberapa bisnis di atas, pilihlah salah satu yang cocok untuk Anda jalankan. Sekali telah menetapkan pilihan, jalankan bisnis tersebut dengan optimal. Jauhkan diri Anda dari rasa pesimis andaikan belum mendapatkan pelanggan setelah 3-4 hari bisnis dijalankan. Barangkali ada yang salah dalam cara Anda mempromosikan atau memperkenalkan apa yang Anda jual.

Kalau sudah begitu, segera perbaiki. Sedikit agresif dalam memasarkan menjadi tindakan yang masuk di akal dalam menjalankan bisnis musiman, seperti bisnis Natal ini. Optimalkan sosial media untuk memasarkan jualan Anda. Lakukan yang terbaik, mulailah berbisnis.

Baca Juga: 21 Usaha Sampingan dengan Modal Kecil