Programmer: Pengertian, Tanggung Jawab, Skills, dan Jenis Pekerjaannya

Programmer merupakan salah satu profesi yang paling banyak dicari oleh industri selama beberapa waktu belakangan ini. Bagaimana tidak, di luar sana ada banyak perusahaan-perusahaan yang membutuhkan orang-orang dengan kemampuan mumpuni di bidang IT. 

Perkembangan dunia IT memang terbilang sangat pesat di tanah air. Hal ini tentu dipengaruhi oleh banyak hal, termasuk munculnya berbagai perusahaan-perusahaan berbasis teknologi yang secara fokus mengembangkan bidang tersebut secara maksimal. 

Pengertian Programmer 

Programmer adalah seseorang yang pekerjaannya menulis kode, di mana hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan perangkat lunak komputer. Berdasarkan penjelasan tersebut, jelas pekerjaan programmer ini tidak akan jauh-jauh dari perangkat komputer. 

Istilah programmer itu sendiri mengacu pada seorang spesialis pada sebuah bahasa pemrograman perangkat komputer. Di sejumlah perusahaan, programmer juga kerap disebut dengan istilah software engineer.

Programmer banyak dibutuhkan oleh perusahaan, sebab keterampilan mereka dibutuhkan untuk menuliskan kode dan membuat proyek-proyek yang baru. Hal ini menjadi gambaran jelas, bagaimana karir programmer terbilang cerah dan sangat layak untuk dijadikan sebagai pertimbangan.

Pekerjaan programmer adalah menciptakan suatu kode, lalu mengubah kode tersebut menjadi sebuah instruksi yang bisa diikuti oleh komputer. Kode-kode ini akan dituliskan dalam bentuk bahasa pemrograman tertentu, sehingga komputer bisa memahaminya dengan baik. 

Instruksi-instruksi inilah yang akan menciptakan interaksi pada setiap aplikasi maupun perangkat-perangkat lunak lainnya. Pekerjaan programmer memang terbilang rumit, itulah mengapa profesi yang satu ini membutuhkan keahlian khusus yang biasanya didapatkan dari banyak latihan-latihan. 

Secara garis besar, tugas programmer adalah terlibat dalam tahap perancangan, penulisan, pengujian, debugging/ troubleshooting, serta pemeliharaan kode. Namun tugas programmer yang utama adalah menciptakan program yang dapat menghasilkan perilaku-perilaku tertentu yang diharapkan. 

Tingginya kebutuhan industri/ perusahaan untuk keahlian yang satu ini membuat karir programmer menjadi salah satu yang paling menjanjikan selama beberapa tahun belakangan. Namun karir programmer yang cerah tentu hanya akan didapatkan jika yang bersangkutan memiliki kemampuan yang mumpuni. 

Baca Juga: Begini Cara Sukses Memulai Karir sebagai Penerjemah Bahasa

Apa saja Tanggung Jawab Seorang Programmer? 

Programmer merupakan orang yang menulis dan melakukan pengujian pada kode, di mana hal ini dilakukan untuk menciptakan program pada perangkat lunak komputer. Selain itu, profesi yang satu ini juga memiliki sejumlah tugas di dalam pekerjaan yang digelutinya.

Berikut ini adalah beberapa tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang programmer: 

1. Menciptakan Program

Karir programmer yang menjanjikan tentu dibarengi dengan tanggung jawab yang juga terbilang besar. Seorang programmer memiliki tugas utama yang terbilang rumit, yakni menciptakan sebuah program komputer. Tugas ini sekaligus menuntut programmer untuk memiliki kemampuan mumpuni dalam memahami dan menuliskan bahasa-bahasa pemrograman yang lazim digunakan, misalnya C++ dan juga Java. Kode-kode yang mereka tulis inilah yang akan menciptakan program, di mana program-program ini bisa dipahami dan diikuti oleh perangkat komputer. 

2. Berintegrasi dengan Backend dan Frontend

Pada umumnya di dalam sebuah perusahaan, programmer akan dibedakan dari 2 posisi  backend dan juga frontend, meskipun masing-masing perusahaan tentu memiliki kebijakan tersendiri terkait dengan hal ini. Bila seorang programmer memiliki tugas untuk membuat instruksi, maka seorang developer (Backend maupun frontend) akan memiliki tugas untuk meneruskan instruksi tersebut. Integrasi yang dilakukan programmer pada backend biasanya berkaitan dengan data, sedangkan integrasi pada frontend biasanya berkaitan dengan tampilan program-program yang dibuatnya. 

3. Melakukan Laporan Terjadwal dengan Manajer Produk

Di dalam perjalanan karir programmer, profesi yang satu ini juga bertanggung jawab pada suatu set instruksi yang terdapat pada sebuah fitur. Fitur ini berada pada tim produk, di mana seorang manager produk akan menjadi pemimpin tim tersebut. Laporan-laporan bisa dibuat/ datang kapan saja. Pada umumnya, masing-masing set instruksi yang dibuat akan digunakan pada collaboration tool, seperti Jira maupun Trello. Dalam hal ini, programmer akan membuat laporan perkembangan pekerjaan yang telah dijalankannya pada manajer produk yang bersangkutan. 

4. Melakukan Kolaborasi dengan Tim Desain

Setiap set instruksi pada umumnya akan diawali dengan sebuah desain yang dibuat desainer UI dan desainer UX. Desainer UI bertugas untuk memastikan semua halaman dalam set tersebut terlihat menarik. Di lain sisi, seorang desainer UX akan bertugas untuk membuat setiap set instruksi tersebut dapat digunakan dengan mudah oleh para penggunanya.

Namun di dalam praktiknya, kolaborasi yang dilakukan oleh tim desainer dan juga programmer tidaklah selalu berjalan dengan baik. Dalam beberapa kolaborasi, bisa saja seorang programmer meminta desainer untuk mencermati tingkat kesulitan desain yang mereka buat.

Baca Juga: Ini Dia Prospek Karir Jurusan Keuangan dan Perbankan

Skill yang Wajib Dikuasai oleh Programmer

Jika ingin karir programmer yang cemerlang, maka profesi yang satu ini harus menguasai beberapa skill berikut: 

1. Menguasai Linux

Seorang programmer wajib menguasai sistem linux dengan baik, sebab sistem yang satu ini akan banyak digunakan di dalam pekerjaannya. Linux merupakan satu di antara sejumlah sistem operasi yang digunakan dalam perangkat lunak. Jika dibandingkan dengan sistem lainnya, Linux merupakan sistem yang paling banyak dioperasikan dalam berbagai platform yang berbeda. Selain aksesibilitasnya yang tinggi, program ini juga termasuk sistem yang aman. 

2. Menguasai dan Mampu Menulis Via C++

C++ merupakan bahasa pemrograman yang menjadi dasar untuk beberapa bahasa yang lainnya, misalnya C, #, D, dan Java. Programmer biasanya akan menggunakan C++ untuk merancang infrastruktur dalam perangkat lunak dan aplikasi-aplikasi yang memiliki sumber data minim, misalnya aplikasi desktop maupun server yang digunakan e-commerce. C++ dapat memberi keuntungan tersendiri, sebab syntax yang dipakainya sangat sederhana. Sistem yang satu ini juga lebih unggul dalam kinerjanya, jika dibandingkan dengan sistem lainnya. 

3. Kemampuan untuk Bekerjasama dengan Tim 

Di dalam perjalanan karir programmer, profesi yang satu ini juga dituntut untuk bisa bekerjasama dengan tim. Hal ini biasanya dibutuhkan ketika programmer sedang mengerjakan proyek pembuatan set instruksi, di mana pengerjaan set ini biasa melibatkan desainer dan yang lainnya. Kemampuan yang baik dalam bekerja sama seperti ini akan membuat proyek menjadi lebih cepat selesai, dan hasilnya juga sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. 

4. Kemampuan dalam Menyelesaikan Masalah 

Tidak semua pekerjaan akan berjalan dengan mulus dan bebas masalah, begitu juga dengan pekerjaan programmer. Pembuatan set instruksi bisa saja mengalami kendala, termasuk membutuhkan waktu yang lebih lama dari jadwal penyelesaiannya. Programmer dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menyelesaikan berbagai masalah terkait dengan pekerjaannya, sehingga pekerjaan-pekerjaan tersebut bisa diselesaikan dengan baik. 

Apa saja Jenis Pekerjaan Programmer?

Pekerjaan programmer biasanya dibedakan menjadi beberapa jenis yang berbeda, antara lain:  

1. Hardware Engineer

Ini merupakan posisi yang ditempati oleh seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan set instruksi pada ruang penyimpanan informasi yang terdapat di dalam hardware. Set instruksi ini dibuat untuk membuat hardware mengikuti perintah, seperti mematikan dan mengaktifkan keyboard. Pada umumnya, profesi yang satu ini bisa mendapatkan gaji sekitar Rp 6 juta – Rp 8 juta per bulannya. 

2. Software Developer

Pekerjaan posisi yang satu ini berfokus pada pembuatan desain dan pengelolaan sebuah set instruksi yang sudah dibuat. Selain dalam pembuatan, profesi ini akan aktif mengorganisir kode, sehingga kode tersebut bisa dipakai kembali. Lingkup kerjanya yang terbilang luas membuat gaji pada posisi ini juga terbilang besar, yakni sekitar Rp 10 juta – Rp 17 juta per bulannya. 

3. Database Developer

Seorang database developer memiliki tugas untuk menghubungkan database dengan set instruksi yang telah dibuat. Selain itu, posisi ini juga akan bertugas untuk mengatur, mengurutkan, dan mengambil sejumlah informasi terkait yang diperlukan. Seorang database developer biasanya mendapatkan gaji yang lumayan besar, yakni sekitar Rp 10 juta – Rp 17 juta per bulannya. 

4. Web Developer

Posisi yang satu ini bertugas untuk merancang dan membuat sebuah situs web berdasarkan desain yang sudah dihasilkan desainer. Di dalam pekerjaannya, seorang web developer akan memakai bahasa pemrograman tertentu, sehingga situs tersebut bisa diakses oleh pengguna. Dalam menjalankan pekerjaannya, profesi yang satu ini bisa mendapatkan gaji sekitar Rp 6 juta – Rp 10 juga per bulannya. 

Karir Cerah Programmer Layak Dijadikan Pertimbangan

Programmer merupakan salah satu profesi yang belakangan ini sangat banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Selain peluang kerjanya yang luas, gaji di bidang yang satu ini juga cukup menjanjikan. Jika tertarik menekuni karir programmer secara profesional, maka ambil pendidikan yang tepat dan asah skill di bidang ini secara maksimal. 

Baca Juga: Tips Sukses Mengaplikasikan Hustle Culture secara Positif untuk Tingkatkan Karir dan Keuangan