Mau Beli Mobil, Pilih Baru atau Bekas Ya?

Sah-sah saja jika seseorang membeli mobil sesuai keinginan. Apakah itu mobil baru atau seken alias bekas. Tentu saja masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.

Membeli mobil sama seperti membeli rumah. Perlu pertimbangan matang sebelum memutuskannya agar tidak menyesal di kemudian hari. Faktor-faktor tersebut, bisa saja menyangkut finansial, kenyamanan, harga, atau lainnya.

Jika bingung, Anda dapat berkonsultasi terlebih dulu dengan keluarga atau teman yang punya mobil baru dan bekas. Bandingkan perbedaannya, sehingga Anda dapat mengambil keputusan dengan tepat.

Baca Juga: Modifikasi Motor dan Mobil Wajib Lapor Biar Tak Kena Denda Rp24 Juta, Ini Aturannya!

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih membeli mobil baru atau bekas:

1. Perhatikan Kondisi Keuangan Anda


Perhatikan kondisi keuangan 

Antara mobil baru dan bekas tentu menawarkan harga yang berbeda. Harga mobil baru pasti jauh lebih mahal ketimbang seken. Skema pembayaran pun bervariasi, apakah skema Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) atau tunai.

Anda harus memahami kondisi keuangan sebelum membeli mobil. Jika Anda punya uang atau tabungan cukup untuk membeli mobil baru, kenapa harus yang bekas. Anda dapat mengambil skema cicilan, sehingga uang tabungan digunakan untuk setoran DP atau uang muka.

Akan tetapi, bila uang hanya cukup untuk membeli mobil bekas, jangan memaksakan membeli mobil baru. Keuntungan mobil bekas adalah harga yang lebih murah. Namun pastikan Anda memilihnya dengan benar, mengecek segala kondisi mobil dan paling penting di bagian mesin serta kelengkapan surat-suratnya.

2. Keuntungan Biaya Perawatan Mobil


Keuntungan biaya perawatan mobil

Bila Anda membeli mobil baru biasanya dealer memberikan biaya perawatan gratis selama 1 atau 2 bulan. Lumayan kan dapat menghemat uang, mengingat biaya perawatan mobil bisa ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Beda dengan mobil bekas, di mana Anda tak akan mendapatkan keuntungan tersebut. Jika Anda baru membeli mobil seken, kemudian ingin melakukan perawatan mobil, maka harus merogoh kocek sendiri.

Belum lagi kamu tidak tahu sebelumnya riwayat mobil. Apakah mobil seken itu pernah punya catatan kecelakaan, kerusakan parah, sehingga membutuhkan perawatan khusus. Anda ‘buta’ mengenai hal itu karena pemilik sebelumnya tidak memberitahukannya.

Baca Juga: Perpanjang STNK 5 Tahunan dan Ganti Plat Nomor: Ini Persiapan dan Biayanya

3. Perhatikan Fitur dan Aksesoris pada Mobil


Perhatikan fitur dan aksesoris mobil

Mobil baru yang biasa dibeli dari showroom memiliki fitur dan aksesoris yang itu-itu saja karena memang standar dari pabrik. Sedangkan mobil bekas bisa jadi sudah dimodifikasi pemilik sebelumnya.

Jika Anda hobi modif, sayang kan kalau mobil baru diutak-atik, seperti body, velg, knalpot, dan lainnya. Bukannya malah terlihat baru, tapi justru terkesan mobil bekas. Belum lagi harus mengeluarkan uang banyak untuk modifikasi tersebut.

Kalau mau mobil bekas, bisa deh Anda modifikasi sesuai selera. Mobil jadi kelihatan berbeda. Terasa ‘menunggangi’ mobil baru karena memiliki penampilan jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

4. Perhatikan Harga Jual Kembali Mobil


Perhatikan harga jual mobil kembali

Sebelum memilih atau membeli mobil, perhatikan pula harga jualnya lagi. Biasanya harga jual kembali mobil baru bakal jatuh lebih dalam daripada mobil bekas. Contohnya mobil baru yang sudah berusia 1 tahun, lalu dijual, maka harga jual kembalinya akan sangat jauh dengan harga beli sebelumnya.

Tapi kalau mobil bekas dijual lagi, nilainya tidak akan terlalu jauh. Sebetulnya kunci supaya harga tidak terlampau turun drastis begitu dijual lagi adalah Anda harus pandai merawatnya, sehingga mobil selalu nampak baru.

Jadi Pilih yang Mana?

Mau membeli mobil baru atau seken sebenarnya tergantung pada Anda. Cuma terkadang banyak orang lebih berat gengsinya, sehingga malu rasanya membeli mobil seken. Jadi akhirnya memaksakan kehendak, membeli mobil baru meski duit pas-pasan.

Ini yang salah. Begitu membayar cicilan kredit mobil setiap bulan, tidak kuat, dan akhirnya mobil dijual sebelum masa kredit berakhir atau over kredit.

Baca Juga: Sebelum Beli Mobil Bekas, Ketahui Dulu 5 Ciri Mobil Bekas Banjir