8 Momen Ini Tanda Anda Perlu Ganti HP Baru

Keinginan untuk mengganti HP itu pasti akan selalu ada, terutama karena semakin banyaknya teknologi terbaru yang disematkan pada smartphone. Teknologi ini tentu mempengaruhi kinerja dan kualitas dari suatu HP. Namun, mengganti HP tidak boleh sembarangan karena ada sejumlah uang yang harus dikeluarkan dan jumlahnya tidaklah receh. 

Sebaiknya tunggulah waktu yang tepat untuk ganti HP baru. Momen tepat tersebut adalah selain jika HP Anda sudah menunjukkan kerusakan yang membuat Anda sudah tidak nyaman memakainya lagi atau saat promo berlangsung.

Berikut beberapa hal atau tanda HP mulai rusak dan perlu ganti HP baru.

1. Saat kinerja HP mulai lambat


Saat kinerja hp mulai lambat

Kinerja HP yang mulai lambat sudah pasti akan menguji kesabaran. Saat membuka suatu aplikasi, misalnya, kamu wajib menunggu hingga 30 detik sampai aplikasi terbuka. Coba bayangkan kalau kamu butuh aplikasi itu secara cepat, yakin bisa menunggu selama itu?

Apabila sistem operasi pada HP milikmu sudah sangat lambat, maka sudah waktunya diganti. Tidak perlu kebanyakan berpikir. Lebih baik ganti sekarang daripada nanti agar kamu tidak perlu merasa jengkel-jengkel lagi.

2. HP menggunakan versi OS lama

Versi OS atau sistem yang terdapat pada suatu smartphone tentu akan mempengaruhi kinerjanya secara keseluruhan. Tidak hanya itu, OS yang sudah terlalu jadul juga tidak bisa digunakan untuk update atau mengunduh aplikasi terbaru. Akibatnya, kamu tidak bisa mencoba aplikasi dan fitur terbaru yang dirilis oleh pengembang aplikasinya.

Dengan keterbatasan ini, maka tingkat fleksibilitas dan manfaat yang kamu dapatkan dari sebuah HP menjadi berkurang. Di saat seperti inilah kamu bisa beralih ke HP baru, yang memiliki versi OS terbaru dan sistem kerja yang lebih canggih.

3. Baterai bocor


Baterai Hp bocor

Baterai bocor disini hanya suatu perumpamaan untuk menjelaskan kalau tingkat ketahanan suatu baterai mulai berkurang. Baru searching 15 menit, misalnya, baterai sudah berkurang 30%. Bayangkan kalau lebih lama dari itu, mungkin dalam 1 atau 2 jam ke depan kamu harus charger lagi. Sangat menyebalkan, bukan?

Lumayan kalau posisinya di rumah, kalau bepergian jelas baterai seperti ini tidak bisa diandalkan walaupun ada powerbank. Sebab, terlalu sering menggunakan powerbank berpotensi merusak baterai HP. Maka jalan satu-satunya adalah ganti HP baru.

4. IC HP rusak

IC (Integrated Circuit) merupakan mesin utama pada suatu HP. Apabila perangkat ini rusak, maka dapat berakibat fatal karena tidak dapat mengisi daya dengan baik. Saat HP mati, misalnya, maka HP tidak bisa dicas secara sempurna, sehingga pengisian dayanya menjadi terhambat atau gagal.

Kerusakan pada IC biasanya terjadi karena tidak stabilnya sistem kelistrikan di rumah, seperti korslet. Kerusakan ini sebenarnya bisa diperbaiki, tapi biayanya lumayan mahal dan aka nada kemungkinan kalau IC akan rusak dalam waktu cepat maupun lambat. Terutama bila tegangan listrik di rumah tak kunjung ditambah.

Baca Juga: Tips Beli Laptop dan Smartphone Bekas Tapi Tetap Berkualitas

5. Saat HP sekarang sudah tidak sesuai kebutuhan


Saat HP sekarang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan

Ambil contohnya, kualitas kamera yang otomatis akan mempengaruhi kualitas gambar. Jika HP-mu versi lama, kualitas kameranya sudah pasti tidak sebagus HP versi terbaru yang dijual di konter saat ini. Jika dipakai untuk memotret, hasil gambarnya sudah pasti tidak sesuai objek karena perangkat foto yang digunakan kurang memadai.

Hal ini jelas akan menimbulkan masalah, khususnya untuk kamu yang hobi fotografi dan ingin memamerkan hasil jepretan ke sosial media. Daripada kesal sama hasilnya, lebih baik ganti HP baru yang memiliki kualitas kamera terbaik untuk mendukung hobi.

6. HP suka restart secara tiba-tiba

Siapa yang tak kesal kalau HP restart tiba-tiba saat sedang asyik main game, dan hampir menang pula? Tidak hanya saat bermain game, kejadian ini mungkin akan kembali terulang saat kamu membuka aplikasi yang lain. Daripada ujung-ujungnya kesal sendiri, lebih baik ganti HP baru.

Diperbaiki sekalipun tidak ada gunanya karena disini bagian yang rusak adalah mesinnya. Daripada uangmu habis untuk bolak-balik memperbaiki HP, lebih baik beli HP baru saja. Benar, tidak?

7. Sudah punya uang


Sudah punya uang

Jika sudah punya uang, maka apapun bisa dilakukan dengan sangat mudah, termasuk beli HP baru. Ya, kamu bisa ganti HP kalau memang uangmu sudah mencukupi. Dalam arti tabungan atau keuntungan investasi sudah bisa mengcover harga HP yang akan dibeli.

Intinya, jangan pernah berutang  atau beli HP dengan kredit. Sebab, bunga utangnya saja lumayan besar dan bila diakumulasikan bisa mencapai 1,5 juta dari harga HP yang sebenarnya.

Baca Juga: Hp Rusak Saatnya Ganti Baru, Ini 8 Tips Beli Smartphone Online

8. Ada promo yang menggiurkan

Sudah punya uang, ada promo lagi? Tidak perlu menunggu lama, langsung sikat! Dengan memanfaatkan promo yang ada, kamu bisa menghemat sejumlah uang.

Jika tadinya kamu harus bayar Rp 10 juta, tapi karena ada promo Rp 1 juta, kamu cukup bayar Rp 9 juta saja. Cukup lumayan, ‘kan? Makanya, luangkan waktu untuk cari-cari promo terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk beli HP baru.

Pilih Momen yang Tepat Sesuai Versi

Ada banyak alasan kenapa seseorang ingin ganti HP, tapi pemilihan waktunya haruslah tepat. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial, jadi jangan ganti HP cuma karena gengsi semata. Ingat, kamu tidak perlu mengikuti gaya hidup orang lain karena ini sama sekali tidak menguntungkan.

Baca Juga: 5 Trik Pintar untuk Membeli Smartphone Baru