Minat Keuangan Digital Tinggi, Ini 7 Tips Kerja di Fintech Biar Karirmu Meroket

Tak bisa dipungkiri, semakin hari makin banyak masyarakat yang mengakses keuangan digital baik dari smartphone ataupun website. Bukan hanya untuk menambah edukasi keuangan saja, tapi juga untuk memenuhi segala kebutuhan pribadi dan keluarga masyarakat hingga bisnis.

Alhasil, perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan yang menggunakan teknologi atau biasa dikenal dengan fintech (financial technology) juga turut berkembang. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih cepat dan mudah dalam memanfaatkan layanan keuangan yang disediakan.

Sebut saja, mulai dari pengajuan kartu kredit, pinjaman kilat, kredit tanpa agunan (KTA), kredit pemilikan rumah (KPR), asuransi dan masih banyak lainnya.

Hadirnya berbagai fintech baru ini pun menjadi peluang besar bagi kamu yang baru saja lulus sekolah menengah atas (SMA/Sederajat) sampai kuliah dan ingin cepat mendapatkan pekerjaan. Atau yang sudah bekerja tapi ingin mencari pengalaman dan tantangan baru dengan bergabung di fintech.

Selain memiliki divisi yang sangat beragam, kerja di fintech juga bisa mendapatkan gaji yang besar sesuai dengan divisinya. Meski begitu, kinerja menjadi paling utama yang patut dipertimbangkan. Jika kinerja kerjamu baik dan terus meningkat, karir dan gaji juga ikut meningkat.

Agar karir kamu bisa melesat bak roket, ada beberapa tips kerja di fintech yang bisa dilakukan. Simak ulasannya berikut ini!

1. Menggali Pengetahuan Tentang Ragam Finansial


Menggali pengetahuan keuangan

Mengingat bekerja di platform fintech, maka kamu harus mengetahui berbagai hal mengenai dunia keuangan. Bukan hanya soal cara mengatur uang saja, tapi juga mengenai perbankan, investasi, asuransi, kredit, bisnis, properti, gaya hidup atau hal apapun yang berkaitan erat dengan finansial.

Kamu bisa mendapatkan berbagai informasi atau edukasi mengenai finansial ini dengan banyak banyak cara, membaca artikel di berbagai situs keuangan, berdiskusi dengan rekan kerja atau orang yang sudah memiliki banyak pengalaman di bidang keuangan.

2. Menciptakan Ide, Strategi, dan Cara Negoisasi yang Cemerlang

Namanya bekerja, pastinya setiap karyawan dituntut untuk menciptakan ide, strategi dan cara negoisasi yang cemerlang. Tujuannya apalagi kalau bukan untuk kemajuan perusahaan fintech agar segala kebutuhan masyakarat akan layanan keuangan digital terpenuhi dengan baik.

Menciptakan ide, strategi hingga cara negoisasi ini bisa diasah. Kamu hanya perlu belajar, sering membaca, menggali informasi hingga dalam, meningkatkan keingintahuan, dan berani dalam berpendapat.

Saat kamu sedang meeting dengan atasan dan rekan kerja atau klien, jangan ragu untuk menyampaikan ide-ide, strategi dan berbagai negoisasi yang kamu miliki.

Salah atau tidak diterimanya pendapatmu adalah urusan belakangan. Yang terpenting, sudah berusaha dan bisa belajar lebih kreatif kembali dalam menciptakan ide, strategi dan negoisasi.

3. Terus Asah Keahlian dan Belajar Hal Baru


Terus asah keahlian dan hal baru

Jangan berpuas diri dengan keahlian yang sudah kamu miliki. Apalagi keahlianmu tidak berkembang alias segitu-gitu saja. Jika perusahaan sedang ada penyeleksian karyawan, posisimu bisa tergantikan dengan orang yang memiliki keahlian lebih dari kamu.

Agar posisi kerja aman bahkan karir bisa naik, segera asah dan meningkatkan skill yang kamu punya. Caranya mudah, ikuti berbagai pembelajaran, seminar atau pelatihan sesuai dengan bidangmu. Kemudian, dari ilmu yang telah diperoleh, terapkan dalam kerjamu.

Jika perlu, belajar hal baru diluar bidangmu. Misal, kamu bekerja sebagai IT, tapi kamu ingin mempelajari ilmu marketing. Ini tentunya akan menjadi poin plus dalam karirmu.

Baca Juga: Tak ada Pengalaman Kerja saat Melamar? Cantumkan Ini di CV

4. Aktif dalam Membuat dan Mengerjakan Pekerjaan Atau Projek

Buat apa bekerja tapi malas-malasan dalam menyelesaikan pekerjaan. Itu namanya kamu siap terkena ancaman dipecat atasan. Jika ingin karir di fintech berjalan bagus dan meroket, konsekuensinya adalah kamu harus bekerja dengan giat dan mengerjakan segala tugas dengan baik.

Aktif dalam membuat projek juga patut dipertimbangkan. Sebab, seringkali atasan juga melihat atau menilai karyawan dari projek-projek yang dibuat. Apakah projek terebut menarik dan menguntungkan perusahaan, apakan projek tersebut berhasil dan sebagainya.

5. Jalin Komunikasi Baik dengan Rekan Kerja dan Klien Perusahaan


Jalin komunikasi baik dengan rekan kerja

Kamu tidak akan bekerja sendirian, melainkan kamu akan bekerja sama dengan tim kerjamu dan divisi yang lain. Kita semua akan saling bergotong royong menciptakan layanan keuangan sesuai kebutuhan masyarakat hingga memajukan perusahaan.

Apabila, kamu menutup diri atau malu ngobrol dengan rekan kerja, maka menyelesaikan pekerjaan akan terasa sulit. Maka, sangat penting menjalin komunikasi agar bisa berdiskusi dan pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik, sehingga divisimu berkontribusi baik dalam kemajuan fintech.

Selain itu, kamu juga perlu menjalin komunikasi baik dengan klien seperti investor, perbankan, media terkati dan sebagainya. Sebab, tanpa adanya mereka, perusahaan fintech tidak akan bisa berjalan.

6. Lakukan Riset dari Kompetitor

Meski kemajuan perusahaan dan konsumen adalah fokus yang diutamakan, tapi kita juga tidak boleh mengabaikan kompetitor perusahan fintech kita. Jika kamu melakukan riset dari kompetitor,  maka akan berdampak baik untuk karirmu ke depannya, antara lain:

  • Bisa mengetaui posisi atau penilaian perusahaan fintech tempat kamu bekerja dimata masyarakat atau nasabah. Dengan begitu, kamu bisa meningkatkan mindset agar kinerja lebih baik lagi.
  • Kamu bisa memprediksi apa yang akan menjadi tren di masa mendatang, sehingga kamu bisa mempersiapkan bahan-bahan ide atau strateginya dari sekarang.

Baca Juga: Mau Kerja Online? Cari Lowongan Kerja Freelance Di Situs Ini

7. Tanamkan Jiwa Kompetitif dalam Bekerja


Tanamkan jiwa kompetitif dalam bekerja

Memang untuk memajukan perusahaan fintech, setiap karyawan saling bahu-membahu dalam bekerja. Akan tetapi, untuk kemajuan karirmu tidak bergantung pada rekan kerja, melainkan diri sendiri. Bagaimana karirmu ke depannya tergantung dari kinerja kamu sekarang.

Pastinya, kamu ingin memiliki karir yang cemerlang di fintech, bukan? Agar impian ini terwujud, tanamkan jiwa kompetitif dalam kerjamu. Jika kamu giat, rajin, disiplin, patuh, kreatif dan sebagainya, tentunya karirmu di fintech sudah tidak diragukan lagi.

Pentingnya Evaluasi Kerja untuk Kemajuan Karir

Dalam bekerja tak selamanya berjalan mulus. Terkadang kamu sangat rajin untuk menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, tapi ada kalanya kamu malas atau pekerjaan tidak selesai dengan baik. Agar hal buruk ini tidak terjadi, kamu perlu mengevaluasi kinerjamu. Perbaiki apa yang selama ini salah dalam cara kerjamu. Mungkin, selama bekerja kamu butuh ketenangan biar bisa lebih konsentrasi atau justru sambil mendengarkan musik dan lainnya. Lakukan, evaluasi kerja ini setiap minggu atau sebulan sekali, sehingga karirmu akan terus mengalami kemajuan.

Baca Juga: Apa Saja yang Harus Diperhatikan saat Melamar Kerja di Perusahaan Bonafit?